Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perusahaan Penyenggol Tiang Pancang Jembatan P6 Didesak Tanggung Jawab

Kondisi tiang pancang Jembatan P6 Lalan usai disenggol tongkang batubara. (Facebook: kabarlalan)
Kondisi tiang pancang Jembatan P6 Lalan usai disenggol tongkang batubara. (Facebook: kabarlalan)
Intinya sih...
  • Pihak perusahaan diminta berkoordinasi dengan pihak kontraktor
  • Jalur Sungai Lalan ini baru saja dibuka dan bersifat urgent
  • Perusahaan akui siap bertanggung jawab melakukan ganti rugi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Banyuasin, IDN Times -Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendesak pihak perusahaan penyenggol tiang pancang Jembatan Lalan yang terjadi pada Kamis (22/1/2026) lalu segera bertanggung jawab dan berkoordinasi dengan pihak kontraktor. Hal ini dilakukan sebab perbaikan pembangunan Jembatan P6 Lalan ini sudah diserahterimakan dengan pihak Kontraktor.

Sebelumnya, kapal tongkang Bojoma 2903 dan FP 3003 yang dibantu assist TB Kayu Manis XX terdorong angin kencang dari sisi kanan lambung sehingga buritan kapal merapat ke kiri dan menyenggol tiang pancang jembatan. Akibat kejadian tersebut, satu tiang pancang dilaporkan roboh. Meski demikian, kondisi lambung kiri tongkang dipastikan aman dan tidak mengalami kerusakan.

1. Jalur Sungai Lalan ini baru saja dibuka dan bersifat urgent

Kondisi tiang pancang Jembatan P6 Lalan usai disenggol tongkang batubara.
Kondisi tiang pancang Jembatan P6 Lalan usai disenggol tongkang batubara. (Facebook: kabarlalan)

Asisten II Setda Muba Alva Elan mengatakan, peristiwa ini menjadi perhatian serius Pemkab Muba mengingat jalur Sungai Lalan ini baru saja dibuka dan bersifat urgent (penting).

"Prinsipnya ini harus segera dan ini juga menjadi perhatian serius bapak Bupati Muba. Persoalan ini harus segera dituntaskan, dan dituangkan kesepakatannya pada akta notaris karena kejadian ini harusnya tidak terulang lagi," ujarnya.

2. Perusahaan akui siap bertanggung jawab melakukan ganti rugi

Kondisi Jembatan P6 Lalan usai ditabrak tongkang batubara.
Kondisi Jembatan P6 Lalan usai ditabrak tongkang batubara. (Facebook: kabarlalan)

Salah satu owner perusahaan penyenggol Tiang pancang Jembatan Lalan, Riko mengaku, pihaknya siap bertanggung jawab dan meminta maaf dengan pihak terkait terutama masyarakat Lalan.

"Kami akan siap bertanggung jawab melakukan ganti rugi untuk segera memperbaiki tiang pancang Jembatan Lalan," ucapnya.

Senada disampaikan dari perwakilan PT Rati Usaha Bersama, Iwan. Pihaknya akan bermusyawarah dengan perusahaan terkait lainnya untuk segera mencari win-win solution untuk perbaikan tiang pancang.

"Kami akan bermusyawarah dan segera menetapkan biaya ganti rugi untuk kembali membangun tiang pancang," ucapnya.

3. Kapal yang terlibat telah ditahan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut

Pemkab Muba mengadakan rapat penyelesaian pembangunan Jembatan P6 Lalan.
Pemkab Muba mengadakan rapat penyelesaian pembangunan Jembatan P6 Lalan. (Dok. Pemkab Muba)

Sementara itu, insiden tersebut terjadi pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 07.10 WIB. Saat ini kapal yang terlibat telah ditahan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Camat Lalan, Jamian mengatakan, kendati ada kejadian tersebut namun untuk sementara waktu jalur sungai tetap dibuka agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi teknis untuk mengecek kondisi jembatan serta memastikan tidak ada kerusakan fatal yang membahayakan pengguna.

"Kejadian ini sudah ditangani bersama. Untuk sementara jalur tidak ditutup karena masih bisa dilalui, namun kapal yang menyenggol sudah diamankan dan saat ini ditahan," ucapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Harga Emas Palembang Hari Ini: Naik Rp300 Ribu Sesuku Jadi Rp16,4 Juta

26 Jan 2026, 12:33 WIBNews