Polisi Selidiki Temuan Jasad Bayi di Tempat Sampah Kertapati Palembang

- Seorang bayi laki-laki ditemukan meninggal di tempat penampungan sampah sementara kawasan Kertapati, Palembang, dengan kondisi tubuh membiru dan masih terikat ari-ari.
- Penemuan jasad terjadi saat petugas DLHK hendak mengangkut sampah sekitar pukul 12.30 WIB, lalu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.
- Polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa CCTV di sekitar lokasi dan membawa jasad bayi ke RS Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Palembang, IDN Times - Warga Jalan Ki Marogan, Kertapati, Palembang, geger usai ditemukannya jasad bayi laki-laki di tempat penampungan sampah sementara, Senin (30/3/2026). Bayi baru lahir yang masih terikat ari-ari ini diduga dibuang oleh orang tuanya di lokasi kejadian.
"Posisi bayi tertelungkup, sudah dirubungi lalat dan tubuh membiru," ungkap warga bernama Rina.
1. Penemuan bayi saat petugas hendak mengangkut sampah

Rina menjelaskan, kejadian tersebut sontak mengagetkan warga setempat. Jasad tersebut pertama kali ditemukan petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Palembang saat hendak mengangkut sampah sekitar pukul 12.30 WIB.
"Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi. Tim dari Polsek Kertapati langsung ke TKP," ungkapnya.
2. Bayi ditemukan masih terikat ari-ari

Kapolsek Kertapati, AKP Angga Kurniawan membenarkan temuan bayi laki-laki di dalam kotak sampah. Tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) Satreskrim Polrestabes Palembang diterjunkan untuk mengevakuasi jasad bayi tersebut.
"Begitu mendapat informasi, kita langsung ke lokasi. Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki, baru saja lahir, sebab masih terikat ari-ari (plasenta)," jelasnya.
3. Polisi periksa CCTV di sekitar TKP

Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Jasad bayi yang baru lahir tersebut saat ini berada di RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ditemukan, bayi dalam posisi tertelungkup sudah meninggal dunia. Kini kita masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan data untuk penyelidikan terkait orang tua bayi tersebut," jelasnya.


















