Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bantu Padamkan Karhutla, Warga Sumsel Bisa Dapat Uang Rp150 Ribu
Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Pemprov Sumsel membuka pendaftaran relawan Satgas Darat karhutla dengan uang semangat Rp150 ribu per hari, termasuk bagi awak media yang ingin terlibat.
  • Pemerintah memperkuat pemadaman darat karena dinilai lebih efektif: dari 15 hektare lahan padam, 12,5 hektare ditangani satgas darat dan 2,5 hektare melalui water bombing.
  • Personel Satgas Darat akan ditambah dari relawan, Manggala Agni, MPA, TNI, Polri, dan unsur lain, dengan koordinasi penanganan oleh pemerintah daerah setempat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pemerintah Sumatra Selatan (Sumsel) membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin terlibat langsung sebagai relawan dalam Satgas Darat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga yang bergabung akan mendapat uang semangat sebesar Rp150 ribu per hari.

"Untuk satgas darat ini, boleh mendaftar sebagai pasukan. Itu ada uang semangatnya sebesar Rp150 ribu," ungkap Herman Deru, Senin (31/8/2026).

1. Tim darat kini jadi tumpuan penanganan karhutla

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurutnya, pelibatan masyarakat dibutuhkan untuk memperkuat penanganan karhutla yang saat ini lebih banyak mengandalkan kekuatan di darat. Dirinya juga membuka kesempatan yang sama kepada awak media yang ingin bergabung dan terlibat dalam satgas darat.

"Kalau masyarakat mau daftar saja nanti diakomodir, termasuk teman-teman pers ini. Bisa cuti dulu untuk membantu secara langsung minimal dalam aspek promotifnya," ujarnya.

2. Pemadaman darat diklaim lebih efektif

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto (IDN Times/Rangga Erfizal)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan penguatan satgas darat menjadi keputusan bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah setelah melihat hasil pemadaman di Sumsel.

Dari 15 hektare (ha) lahan yang telah dipadamkan, sebanyak 12,5 ha ditangani satgas darat. Sementara 2,5 ha lainnya dipadamkan melalui water bombing.

"Artinya memang satgas darat ini menjadi kekuatan utama memadamkan kebakaran hutan dan lahan," kata Suharyanto.

3. Koordinasi satgas darat di bawah pemda

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto (IDN Times/Rangga Erfizal)

Karena itu, jumlah personel di darat akan diperbanyak dengan melibatkan relawan, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri serta unsur lainnya. Penanganan tersebut nantinya berada di bawah koordinasi pemerintah daerah sesuai wilayah masing-masing.

"Satgas darat akan diperbanyak daripada hanya mengandalkan satgas udara," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article