ilustrasi bayi menggunakan earmuff (freepik.com/freepik)
Saat pesawat akan lepas landas dan mendarat, tekanan udara kabin pun akan meningkat. Tuba eustachius atau bagian telinga yang menghubungkan saluran napas dengan bagian dalam telinga tengah pun akan berusaha mengatur tekanan untuk menyesuaikan ketinggian. Hal ini juga akan terjadi pada sistem pendengaran si kecil.
Orang tua wajib membawa earmuff untuk mencegah hal ini terjadi. Earmuff akan membantu pendengaran si kecil tetap stabil meski tekanan udara berubah. Telinga si kecil akan lebih kedap dan bisa tetap nyaman menikmati penerbangan.
Selama di dalam pesawat, pastikan bayi berada pada posisi yang nyaman. Pastikan orang tua siap untuk segera memenuhi kebutuhannya. Hal-hal berikut ini wajib untuk orang tua perhatikan selama perjalanan bersama bayi:
- Saat sabuk pengaman sudah bisa dilepas, sesekali gendong dan bawalah si kecil berjalan-jalan di lorong jika memungkinkan.
- Jaga bayi dari paparan bakteri dan virus, seperti orang yang bersin, batuk dan area yang disentuh si kecil.
- Gunakan pembersih tangan antikuman sebelum memberi makan si kecil.
- Ibu dianjurkan untuk mengkonsumsi banyak cairan agar dapat memberikan cukup ASI kepada bayi di dalam pesawat.
- Jika menggendong bayi dalam pelukan, selalu kenakan sabuk pengaman.
Lima hal tersebut penting untuk menjadi perhatian orang tua sebelum dan selama membawa bayi dalam perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang. Sering kali bayi tiba-tiba rewel dan menangis ketika merasa tidak nyaman, termasuk jika merasakan perubahan-perubahan di dalam pesawat.
Tetap tenang menjadi kunci utama agar orang tua dapat menangani situasi dengan baik. Dengan begitu saat bayi naik pesawat juga akan menjadi lebih tenang hingga sampai pada tujuan.