Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pendaki Dievakuasi dari Gunung Dempo Akibat Hipotermia-Cedera Kaki

4 Pendaki Dievakuasi dari Gunung Dempo Akibat Hipotermia-Cedera Kaki
Evakuasi pendaki Gunung Dempo (Dok. Tim Rescue BPBD Sumsel)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
  • Empat pendaki Gunung Dempo dievakuasi tim BPBD, Tagana, dan relawan Sumsel setelah mengalami hipotermia, kelelahan, serta cedera kaki di lereng gunung pada Sabtu malam.
  • Evakuasi dimulai sekitar pukul 18.00 WIB dari kawasan Kampung Empat menuju Shelter I dengan medan sulit dan cuaca dingin yang menantang bagi tim penyelamat.
  • Para pendaki sempat berkemah dua malam di puncak sebelum turun karena suhu ekstrem; satu pendaki terperosok hingga cedera kaki, kini seluruhnya dirawat dan kondisi stabil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Tim rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pagar Alam dan sejumlah relawan Sumsel mengevakuasi empat pendaki Gunung Dempo, Sabtu (28/3/2026) malam.

"Pendaki dilaporkan mengalami hipotermia, kelelahan, serta cedera kaki di lereng Gunung Dempo," ujar Tim rescue BPBD Pagar Alam, Diego Saputra, Minggu (29/3/2026).

1. Pendaki yang dievakuasi dari Palembang dan Bengkulu

Gunung Dempo
Lahan Pertanian di kaki Gunung Dempo, Pagar Alam, Suumatra Selatan (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Dia menyampaikan, seluruh pendaki telah berhasil dievakuasi dan menjalani perawatan medis sementara di fasilitas kesehatan setempat. Para pendaki tersebut yakni, Maya Sefty (23), Najwa (19) asal Palembang, serta Ica (22) dari Bengkulu.

"Tim dapat kabar dari grup internal soal pendaki yang membutuhkan pertolongan ini dan kemudian tim langsung berkumpul di kawasan Kampung Empat, Gunung Dempo, untuk evakuasi," katanya.

2. Kondisi pendaki gini sudah stabil

Gunung Dempo di Pagar Alam. (IDN Times/dokumen)
Gunung Dempo di Pagar Alam. (IDN Times/dokumen)

Diego mengatakan, evakuasi dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB pada 28 Maret 2026. Tim rescue yang ke lokasi insiden melibatkan petugas BPBD, Tagana, dan relawan Sumsel. Tim pun langsung melakukan pendakian menuju lokasi usai menerima laporan internal. Para pendaki dilaporkan tertahan di lereng gunung di kawasan Shelter I atau sekitar dua jam perjalanan dari Pintu Rimba.

"Proses evakuasi cukup menantang karena kondisi medan dan cuaca dingin. Syukur, empat pendaki berhasil dievakuasi dan kondisi terbaru sudah stabil,” jelas dia.



3. Kondisi fisik pendaki turun akibat cuaca dingin ekstrem

ilustrasi pendaki gunung
ilustrasi pendaki gunung (unsplash.com/Henry Xu)

Dari keterangan para pendaki, lanjut Diego, mereka sebelumnya berkemah di puncak Gunung Dempo selama dua malam. Namun, akibat cuaca dingin ekstrem, mereka memutuskan untuk turun lebih awal.

“Dalam perjalanan turun, kondisi fisik pendaki turun akibat suhu dingin ekstrem, sehingga menyebabkan hipotermia dan kelelahan. Salah satu pendaki dilaporkan terperosok di tebing yang mengakibatkan cedera pada bagian kaki,” katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More