Jemaah haji Sumbar turun dari pesawat (Foto: Kemenhaj Sumbar)
Jemaah pertama, Yuliar (84) asal Kabupaten Solok, mengeluhkan pusing saat tiba di BIM. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah yang tinggi.
Selain itu, yang bersangkutan juga memiliki riwayat Hernia Nucleus Pulposus (HNP) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai saraf kejepit, sehingga mengalami kesulitan berjalan dan harus dibawa menggunakan ambulans dari bandara menuju Asrama Haji.
Jemaah kedua, Sawinar (81), juga menjalani observasi setelah hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah yang tinggi. Ia mengeluhkan nyeri yang menjalar dari pinggang hingga ke kaki.
Sementara itu, Martini (71) mendapatkan pemantauan karena mengalami hipokalemia, yakni kondisi ketika kadar kalium dalam darah berada di bawah batas normal sehingga berpotensi menimbulkan gangguan pada fungsi tubuh.
Sedangkan Andriana (67) mengalami sesak napas sesaat setelah tiba di Asrama Haji. Petugas kemudian membawa yang bersangkutan menggunakan kursi roda dari aula menuju Klinik Kesehatan Debarkasi untuk mendapatkan penanganan dan observasi lebih lanjut.