Yudha Pratomo Berharap Koalisi Bersama Demokrat Tetap Berlanjut

- Yudha Pratomo Mahyudin mengembalikan formulir pendaftaran ke PKB Palembang sebagai Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Palembang.
- Yudha berharap PKB akan bersanding dengan Demokrat di Pilwako Palembang pada Pilkada Serentak November 2024 mendatang.
- PKB belum mengeluarkan rekomendasi untuk bakal Calon Wali Kota Palembang dan menilai seluruh keputusan siapa yang akan didukung DPC PKB merupakan hasil putusan dari DPP.
Palembang, IDN Times - Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Palembang, Yudha Pratomo Mahyudin, mengembalikan formulir pendaftaran ke PKB Palembang. Yudha yang sebelumnya mengklaim akan maju di Pilwako Palembang dari Partai Demokrat, mendatangi beberapa partai salah satunya PKB.
Dirinya berharap PKB akan bersanding dengan Demokrat di Pilwako Palembang pada Pilkada Serentak November 2024 mendatang.
"Kerja sama PKB dan Demokrat sudah berjalan 10 tahun di Palembang dan perlu dilanjutkan kembali," ungkap Yudha, Senin (13/5/2024).
1. PKB diklaim sebagai partai yang konsisten

Yudha menilai, kerja sama kedua partai di Palembang tercermin dari hubungan harmonis yang dibangun selama ini oleh kader Demokrat (Harnojoyo) dan PKB. Menurutnya, PKB adalah partai yang konsisten dan profesional.
"Saya mengembalikan formulir ini, harapannya agar bisa didukung PKB. Saya pun telah diterima dengan baik, karena kemarin sudah taaruf dengan Ketua Umum PKB Cak Imin," jelas dia.
2. PKB belum tentukan nama di Pilwako Palembang

Ketua DPC PKB Palembang, Sutami Ismail, mengatakan PKB belum mengeluarkan rekomendasi untuk bakal Calon Wali Kota Palembang. Menurutnya siapa pun kandidat yang mendaftar ke PKB memiliki kesempatan yang sama.
"Kita apresiasi saudara Yudha yang mengembalikan formulir pendaftaran. Nantinya nama-nama yang mendaftar akan kira serahkan ke DPP," jelas dia.
3. Keputusan ada di tangan DPP

Sutami menilai, seluruh keputusan siapa yang akan didukung DPC PKB merupakan hasil putusan dari DPP. PKB akan terus memantau hasil rekomendasi serta survei dari calon yang akan maju.
"Dukungan PKB sampai sekarang belum ada yang mengarah ke satu orang. Hal ini mengingat penjaringan akhir ada di DPP. Jadi politik itu dinamis kita terus berkomunikasi dengan para kandidat," jelas dia.


















