Palembang, IDN Times - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang dosen terhadap mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri), kian berlarut viral di media sosial Twitter dua bulan lalu.
Namun belum ada penyelesaian yang kongkret. Pihak Rektorat mengaku, kasus ini masih dipelajari karena tuduhan pelecehan seksual dinilai masih sepihak.
Rektor Unsri, Anis Saggaf mengaku, pihaknya masih menyelidiki dugaan kasus di lingkungan akademis. Pihaknya masih mendalami kasus ini secara internal dan telah membentuk tim.
"Kita harus teliti kebenaran berita itu, karena baru sepihak yang dituduhkan. Kita telah membentuk tim etik yang sudah dibentuk dua bulan. Tim inilah yang akan mendalami (pelecehan) secara proporsional," ungkap Anis, Jumat (19/11/2021).
