Palembang, IDN Times - Menyesal selalu menjadi kata-kata terakhir yang muncul setelah melakukan perbuatan apa pun yang merugikan. Hal itu juga terjadi pada diri terdakwa Prada Deri Permana, saat sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8).
Rasa penyesalan terdakwa itu ditunjukkannya saat kakak korban, Hadiwinata alias Putra, memberikan kesaksian dalam sidang. Terdakwa Prada Deri Permana menangis penuh penyesalan telah membunuh Vera Oktaria.
"Setahu saya tersangka adalah orang yang sangat sopan. Memang kalau dari cerita yang saya dengar, orangnya emosian suka memukul korban," ujar Putra.
"Air mata buaya memang begitu lah, pura-pura dia (terdakwa)," tambah Ibu Korban, yang juga memberikan kesaksian di Persidangan Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8).
