Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Temperamental dan Suka Pukul Pacar, tapi Prada DP Nangis saat Sidang

Temperamental dan Suka Pukul Pacar, tapi Prada DP Nangis saat Sidang
IDN Times/Rangga Erfizal
Share Article

Palembang, IDN Times - Menyesal selalu menjadi kata-kata terakhir yang muncul setelah melakukan perbuatan apa pun yang merugikan. Hal itu juga terjadi pada diri terdakwa Prada Deri Permana, saat sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8).    

Rasa penyesalan terdakwa itu ditunjukkannya saat kakak korban, Hadiwinata alias Putra, memberikan kesaksian dalam sidang. Terdakwa Prada Deri Permana menangis penuh penyesalan telah membunuh Vera Oktaria.

"Setahu saya tersangka adalah orang yang sangat sopan. Memang kalau dari cerita yang saya dengar, orangnya emosian suka memukul korban," ujar Putra.

"Air mata buaya memang begitu lah, pura-pura dia (terdakwa)," tambah Ibu Korban, yang juga memberikan kesaksian di Persidangan Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8).

1. Terdakwa dan korban masih tetangga

IDN Times/Rangga Erfizal
IDN Times/Rangga Erfizal

Putra menuturkan, hubungan terdakwa dengan keluarga korban cukup baik, apalagi terdakwa dan korban ini masih tetangga. Jarak antara rumah korban Vera dan terdakwa Deri hanya terpaut satu lorong.

Terakhir kali, ungkap Putra, bertemu dengan terdakwa Deri saat terdakwa main ke rumah mereka pada 17 dan 18 April 2019. Dirinya yang menyambut terdakwa yang saat itu ingin bertemu Vera.

"Anaknya memang sopan kalau ketemu, jadi saya gak berpikir kalau dia akan setega itu. Dia datang saat malam Pilpres lalu, tapi hanya 15 menit setelah itu pamit. Besoknya datang lagi. Saya gak tau mereka ngobrol apa, karena saya langsung meninggalkan mereka," tutur Putra.

2. Dapat cerita korban sering di pukul terdakwa

IDN Times/Rangga Erfizal
IDN Times/Rangga Erfizal

Putra melanjutkan, sempat mendengar cerita dari sepupu korban, kalau terdakwa Deri itu orang yang temperamental dan suka memukul korban. Hal itulah yang membuat korban Vera memilih mengakhiri hubungan.

"Saya dengar cerita dari sepupu saya, kalau adik saya sudah menjalin hubungan dengan anggota Brimob, cuma tidak tahu kebenarannya," jelas dia.

3. Korban sempat ceritakan kepada sang ibu sudah tak mencintai terdakwa

IDN Times/Rangga Erfizal
IDN Times/Rangga Erfizal

Dua malam sebelum kejadian, jelas Putra, korban sempat bercerita di hadapan orangtua mereka, kalau sudah tidak memiliki perasaan apa pun terhadap terdakwa. Hal itu sudah korban vera jauh-jauh hari.

"Saat terdakwa kabur dari pelatihan, keluarga terdakwa mencari ke rumah dan bilang Deri kabur. Lantas Ibu saya bertanya ke Vera, kamu takut tidak dengan dia (terdakwa). Lalu vera bilang, tidak. korban (vera) sudah tidak cinta lagi dengan Deri. Saya mendengar karena Vera juga cerita di depan saya," jelas dia.

4. Sahabat korban minta dihukum setimpal

(Ilustrasi) IDN Times/Rangga Erfizal
(Ilustrasi) IDN Times/Rangga Erfizal

Sementara, sahabat korban Vera, Salsa yang hadir dalam sidang mengatakan, berharap terdakwa harus dihukum setimpal atas perbuatan keji terhadap korban.

"Vera anak yang baik, kami gak menyangka jika Deri tega begitu. Kami harap dia dihukum atas perbuatannya dengan setimpal," tandasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rangga Erfizal
Sidratul Muntaha
Rangga Erfizal
EditorRangga Erfizal

Latest News Sumatera Selatan

See More

Polisi Tangkap Sopir Truk Maut yang Kabur Usai Kecelakaan di Jalintim

29 Jun 2026, 20:36 WIBNews