Palembang, IDN TIMES -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, telah mengeluarkan edaran untuk membuat satuan tugas (satgas) penanggulangan konflik manusia dan satwa liar.
Asisten I bidang Pemerintah dan Kesra, Pemprov Sumsel, Akhmad Najib menyatakan, edaran tersebut menyikapi adanya konflik manusia dan hewan dalam tiga bulan terakhir, yang sempat membuat masyarakat Sumsel takut untuk beraktivitas di dekat kawasan hutan. Apalagi, satwa liar seperti Harimau Sumatera itu menewaskan empat warga dan dua lainnya mengalami luka-luka.
“Satgas ini untuk menanggulangi konflik satwa dan manusia, serta memulihkan kepercayaan masyarakat bahwa keadaan sudah aman. Karena dampaknya begitu besar terhadap pariwisata. Keamanan, kenyamanan, apa lagi pengunjung yang akan datang ke tempat wisata,” ujar Najib, usai membuka Lokakarya penanggulangan konflik manusia dan satwa liar di Palembang, Senin (10/2).
