Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sosok Bripda Faras: Baru 2 Tahun Bertugas, Tewas di Tangan Bandar
Situasi kediaman rumah duka Almarhum Bripda Faras. (Dok. Istimewa)
  • Kematian Bripda Faras Nabhan Atallah, anggota Polres Lahat, menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan seprofesi.
  • Bripda Faras lulus sebagai Bintara Kepolisian pada tahun 2023 dan langsung ditempatkan di Satuan Reserse Narkoba Polres Lahat.
  • Jenazah Bripda Faras rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Palembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Kematian Bripda Faras Nabhan Atallah, anggota Polres Lahat yang tewas saat melakukan penggerebekan bandar narkoba di Lahat menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan seprofesi.

Rupanya, polisi muda ini baru dua tahun bertugas menjadi anggota kepolisian dan ditempatkan di Polres Lahat pascalulus dari pendidikan bintara. Orang tua Bripda Faras diketahui tinggal di Perumahan Villa Gardena 4, Jalan Jepang, Kelurahan Alang-alang Lebar, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

1. Korban lulus Bintara Kepolisian pada tahun 2023

Anggota Satres Narkoba Polres Lahat, Bripda Faaras yang gugur saat bertugas. (Dok. Polres Lahat)

Paman korban, Hidayat mengatakan, keponakannya tersebut masih sangat muda dan berusia 23 tahun. Korban lulus sebagai Bintara Kepolisian pada tahun 2023 dan langsung ditempatkan di Satuan Reserse Narkoba Polres Lahat.

"Keponakan saya ini baru dua tahun jadi polisi, ia juga masih lajang. Informasinya, Faras ikut melakukan penangkapan bandar narkoba di Tanjung Sakti, lalu terjadilah peristiwa penusukan itu," ujar Hidayat saat berada di rumah duka Jalan Jepang, Komplek Villa Gardena 4, Blok A2, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Rabu (22/1/2025).

2. Keluarga tak mendapat firasat apapun sebelumnya

Ilustrasi korban. (IDN Times/Sukma Shakti)

Hidayat tak menyangka bahwa Faras akan gugur dalam usia muda. Bahkan pihak keluarga tak mendapat firasat apapun atas kematian korban.

"Tiba-tiba pagi tadi dapat kabar sudah meninggal. Kabarnya keponakan saya tewas setelah ditusuk sebanyak dua kali di paha dan perut. Tapi belum tahu juga karena posisi jenazah masih di jalan menuju ke sini (Palembang)," jelasnya.

Sementara itu jenazah Bripda Faras rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Palembang. 

3. Tiga polisi ditusuk saat tangkap bandar narkoba

Pelaku Ebi saat diamankan usai menikam polisi. (Dok. Polres Lahat)

Sebelumnya, tiga anggota Satres Narkoba Polres Lahat ditusuk dengan sebilah pisau saat melakukan penggerebekan bandar narkoba di Desa Simpang III Pumu, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu Kabupaten Lahat, Sumsel pada Rabu (22/1/2025) pukul 03.30 WIB dini hari.

Ketiga personel tersebut adalah Bripka Kuntho Wibisono, Brigadir Didit Prasetya, dan Bripda Faras Bahan Atallah. Sayangnya, Bripda Faras dinyatakan tewas usai dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pagar Alam.

Sedangkan dua rekannya lagi kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Adapun, dua pelaku yakni Ebi (27) dan Lindi Fernandes (20) berhasil ditangkap. Polisi juga melumpuhkan Ebi di bagian kaki lantaran melakukan perlawanan dan berusaha kabur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article