Selebgram Palembang Ditangkap di Jepang

- Selebgram Alnaura Karima Pramesti ditangkap di Jepang setelah pelarian ke beberapa negara.
- Alnaura terlibat dalam kasus penipuan investasi bodong dan sempat lepas dari jerat hukum.
- Terpidana akan dieksekusi penahanan selama 2 tahun di Palembang setelah dipulangkan ke Indonesia.
Palembang, IDN Times - Selebgram Palembang Alnaura Karima Pramesti akhirnya ditangkap dalam pelariannya di Jepang. Terpidana ditangkap oleh tim Kejagung beserta interpol dan berhasil dipulangkan ke Indonesia, Jumat (25/10/2024) kemarin.
Alnaura tertangkap setelah sebelumnya selalu berpindah-pindah negara sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Dalam pelariannya, Alnaura selalu berpindah mulai dari, Thailand, Singapura, Malaysia dan Jepang.
"Alnaura merupakan terpidana kasus penipuan. Dirinya dipulangkan untuk melakukan penahanan dan kasus ini ditangani oleh Kejari Palembang," ungkap Kapuspemkum Kejagung RI, Harly Siregar, Sabtu (26/10/2024).
1. Alnaura sempat bebas sebelum menjadi DPO

Alnaura sendiri terjerat kasus penipuan investasi bodong dan sempat dituntut JPU Kejari Palembang tiga tahun penjara. Dirinya dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan pada tahun 2022 silam.
Dari kasus ini juga, Alnaura diputus bebas oleh majelis hakim sehingga dirinya lepas dari jerat hukum. Tak lama berselang, JPU Kejari Palembang mengambil langkah hukum kasasi ke Pengadilan Tinggi (PT).
Namun sejak kasasi itu diterima, Alnaura tak pernah ditangkap. Dirinya sudah kabur lebih dulu hingga hampir dua tahun.
"Untuk selanjutnya terpidana Alnaura Karima Pramesti akan segera dilakukan ekseskusi penahanan guna menjalani putusan Mahkamah Agung (MA) selama 2 tahun penjara, dan dilakukan penahanan di Palembang," jelas dia.
2. Terpidana sedang tidur saat ditangkap

Dihadapan Kapuspenkum Kejagung RI, Alnaura mengaku ditangkap saat tengah beristirahat. Dirinya tinggal di Distrik Baraki yang berada di Tokyo.
"Saat ditangkap posisi saya sedang tertidur, di Tokyo saya tidak bekerja hanya melakukan usaha Jasa Titip (Jastip)," jelas dia.
3. Kuasa hukum belum lakukan komunikasi dengan terpidana

Kuasa hukum Alnaura, Arthur membenarkan adanya penangkapan tersebut. Hanya saja, dirinya belum berkomunikasi dengan terpidana sejak dirinya ditangkap di Jepang.
"Saya belum mengetahui kabar tersebut, nanti saya coba dulu tanya pada pihak keluarga ya," tutupnya.



















