Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Remaja Palembang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pacar, Ortu Lapor Polisi

Ilustrasi pencabulan.
Ilustrasi pencabulan (IDN Times/Sukma Shakti)
Intinya sih...
  • Orang tua melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anaknya ke polisi.
  • Korban, seorang remaja wanita berusia 13 tahun, diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh pacarnya.
  • Petugas satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) akan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Seorang remaja wanita berinisial AU (13) menjadi korban kekerasan seksual oleh pacarnya AR. Kasus ini membuat orang tua korban berinisial RO (42) kecewa dan marah hingga melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.

Kasus ini terungkap, setelah RO mendapati unggahan anaknya sedang berduaan di kamar hotel dengan terlapor AU. Kejadian ini lantas membuat dirinya menginterogasi sang anak hingga mendapat pengakuan.

"Saya mengetahui hal itu. Tidak terima oleh itulah saya melapor kesini berharap pelaku ditangkap," ungkap RO, Minggu (30/11/2025).

Terjadi di Hotel kawasan Dempo Palembang

Ilustrasi Pencabulan.
Ilustrasi Pencabulan (IDN Times/Sukma Shakti)

Dalam keterangannya, RO mengatakan, kekerasan seksual yang terjadi terhadap anaknya bermula dari bujuk rayu terlapor. Anaknya yang masih SMP tersebut diduga dimanipulasi oleh terlapor untuk diajak berhubungan layaknya suami istri.

Korban awalnya diajak bertemu untuk jalan-jalan bersama terlapor. Kejadian ini diketahui terjadi pada bulan Mei 2025 silam di salah satu hotel di kawasan Dempo Palembang.

"Anak saya dibujuk Terlapor untuk berhubungan badan pak. Dengan iming-iming jika hamil akan dinikahi," jelas dia.

2. Terlapor diketahui masih bertetangga dengan korban

Ilustrasi pencabulan.
Ilustrasi pencabulan (IDN Times/Sukma Shakti)

Dari keterangan korban, AR kala itu mengajaknya pergi setelah menghubungi melalui WhatsApp. Korban yang diajak pergi pun mengiyakan ajakan tersebut hingga akhirnya terlapor membawanya ke sebuah hotel.

"Terlapor ini tinggal dekat rumah pak. Saat itu anaknya awalnya di ajak jalan-jalan," jelas dia.

Atas perbuatan terlapor, RO pun berharap polisi dapat segera memproses laporan yang ada. Korban diketahui masih berstatus pelajar SMP.

"Awal memang di ajak jalan jalan. Usai itu anak saya di bawa ke hotel," jelas dia.

3. Polisi benarkan laporan tersebut

Ilustrasi pencabulan.
Ilustrasi pencabulan. (IDN Times/Sukma Shakti)

Sementara, Kepala SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah membenarkan adanya laporan orang tua terlapor terkait persetubuhan anak. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap laporan yang ada.

"Laporan sudah terima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," jelas dia.

4. Laporkan jika kamu mengetahui ada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak

Ilustrasi kekerasan anak
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Jika kamu melihat atau mengetahui ada indikasi kekerasan terhadap perempuan dan eksploitasi yang dialami anak-anak, jangan diam dan laporkan! Berikut salah satu lembaga yang bisa kamu hubungi:

  1. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)Alamat: Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, IndonesiaTelepon: (+62) 021-319 015 56 Whatsapp: 0821-3677-2273Fax: (+62) 021-390 083 3Email: pengaduan@kpai.go.id
  2. Komnas PerempuanEmail: petugaspengaduan@komnasperempuan.go.idFacebook: www.facebook.com/stopktpsekarang/Twitter: @komnasperempuan
  3. LBH APIKWhatsapp: 0813-8882-2669 (WA only) mulai pukul 09.00-21.00 WIB.
  4. Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) SumselAlamat: Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sumsel. Jalan Ade Irma Nasution No.1254, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121Telpon: 0711-314004Handphone: +62812-7831-593

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Banjir Agam Terparah di Sumbar, 112 Korban Tewas Ditemukan di Palembayan

30 Nov 2025, 21:05 WIBNews