Musi Banyuasin, IDN Times - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menempatkan kasus anak kerdil atau stunting sebagai fokus utama untuk segera ditanggulangi. Total kasus stunting pada balita di Bumi Serasan Sekate berdasarkan hasil SSGI pada pada 2021 menjadi 23 persen.
Sedangkan menurut hasil penilaian status gizi balita yang diambil dari aplikasi e-PPGBM pada 2019, jumlah balita stunting di Muba mencapai 8,9 persen. Bila dibandingkan dengan tahun 2021, kasus balita yang mengalami stunting turun hingga menjadi 2,2 persen.
"Hal ini menunjukkan adanya penurunan angka stunting di Kabupaten Muba, namun pencegahan tetap menjadi prioritas yang harus dilaksanakan secara integritas," ujar Plt Bupati Muba, Apriyadi, Minggu (20/8/2022).
