Pria di Muratara Tikam Istri Karena Dimarahi Saat Main Judol Slot

- Rangga Saputra menikam istrinya karena kesal dilarang berjudi online.
- Kejadian terjadi di rumah pelaku di Desa Maur, Kecamatan Rupit, Musi Rawas Utara.
- Pelaku diserahkan keluarga ke kadus sebelum dijemput polisi dan merupakan residivis kasus pencurian dan kekerasan (Curas).
Musi Rawas Utara, IDN Times - Tak terima kerap dinasihati oleh sang istri karena kerap bermain judi online (Judol), seorang pria bernama Rangga Saputra (33) tega menikam istrinya sendiri berinisial TD (26). Kejadian penusukan tersebut terjadi di wilayah Musi Rawas Utara (Muratara), menyebabkan korban harus dilarikan ke Rumah Sakit di Lubuk Linggau.
"Korban ditusuk sebanyak satu kali di bagian pinggang dengan pisau masih menancap di tubuh korban," ungkap Kasatreskrim Polres Muratara, AKP Sopian Hadi, Senin (23/12/2024).
1. Sang istri enggan pinjamkan uang untuk suami

Sopian menjelaskan, kejadian penusukan tersebut terjadi di rumah pelaku dan korban di Desa Maur, Kecamatan Rupit. Awalnya korban yang tengah memasak di dapur didatangi oleh pelaku untuk meminjam uang.
Korban yang mengetahui sang suami kerap menghabiskan uang untuk berjudi lantas menolak permintaan tersebut. Alhasil pelaku kesal karena mendapat penolakan tersebut.
"Motifnya karena pelaku kesal. Dirinya tidak terima dimarahi korban karena sering menghabiskan uang untuk bermain judi slot," jelas dia.
2. Korban sempat ancam akan tinggalkan sang suami

Sang istri yang kesal dengan tingkah laku sang suami, sempat memberikan ancaman untuk pergi meninggalkan dirinya. Korban sempat mengatakan tak tahan jika harus menghadapi sang suami yang kerap berjudi.
"Mendengar ucapan itu, pelaku langsung mengambil pisau di dalam lemari," jelas dia.
3. Pelaku diketahui merupakan seorang residivis

Awalnya pelaku sempat menghindar setelah mengambil pisau. Dirinya memilih duduk di ruang tamu untuk menghindari omongan sang istri.
Kesal, sang istri tak berhenti berbicara. Pelaku kembali ke dapur dan menusukan pisau tersebut ke bagian pinggang korban. Usai menusuk korban dirinya pergi ke rumah keluarganya dan dari sana, pelaku diserahkan pihak keluarga ke pihak kadus sebelum akhirnya dijemput petugas kepolisian.
"Pelaku ini juga seorang residivis kasus pencurian dan kekerasan (Curas)," jelas dia.


















