Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polrestabes Palembang Petakan Pos Penjagaan di Lokasi Rawan Tawuran
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugiharrtono menunjukan barang bukti pembunuhan di Palembang (Dok: istimewa)
  • Polrestabes Palembang mendirikan 12 pos pantau untuk mencegah tawuran dan balap liar
  • Kapolrestabes Palembang menegaskan akan melakukan penegakan hukum dengan pasal berlapis
  • Imbauan kepada anak muda agar tidak terlibat tawuran dan balap liar, terutama di bulan Ramadan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Polrestabes Palembang akan mendirikan 12 pos pantau untuk mencegah tawuran dan balap liar. Kedua belas pos tersebut sudah dipetakan di tempat yang dinilai rawan.

"Ke-12 titik rawan tawuran dan balap liar akan disiagakan aparat dari malam hari sampai pagi hari," ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Rabu (13/3/2024).

1. Polisi akan tindak tegas pelaku tawuran dan balap liar

Ilustrasi bentrokan (IDN Times/Mardya Shakti)

Harryo menerangkan, titik rawan tawuran dan balap liar yang kerap dilakukan remaja di Palembang tersebut, dipetakan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian serupa terulang. Adapun lokasinya berada di kawasan Lambidaro, Jalan Sudirman, Keramasan, Demang Lebar Daun, serta Jembatan Gledek.

"Kami tidak segan-segan melakukan penegakan hukum dan penindakan dengan pasal berlapis," jelas dia.

2. Imbau anak muda hindari tawuran dan balap liar

Ilustrasi balap liar (IDN Times/Istimewa).

Harryo pun telah turun meninjau langsung lokasi pos di Jembatan Gledek Palembang. Pihaknya memberikan imbauan kepada anak muda agar tidak terlibat tawuran dan balap liar.

"Kita mengimbau kaum muda yang masih suka tawuran, baik setelah berbuka puasa, salat tarawih, atau menjelang sahur untuk segera dihentikan," jelas dia.

3. Ajak masyarakat jaga ketertiban selama ramadan

ilustrasi wudhu (commons.wikimedia.org/Aliazer Abdurajim)

Dirinya pun mengajak kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan di kota Palembang. Terlebih, saat ini memasuki bulan Ramadan.

"Di bulan suci Ramadan ini dimaknai dengan sebaik mungkin. Bagi kita yang muslim bulan ini istimewa untuk menunuaikan ibadah, dan kita harus menghormati mereka yang beribadah. Jangan sampai aksi balap liar dan tawuran dapat mengganggu kenyamanan, ketentraman umat Islam dalam beribadah," tutup dia.

Editorial Team

Related Article