Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polda Sumsel Musnahkan 11,6 Kilogram Sabu Hasil Tangkapan April 2022
Pemusnahan barang bukti sitaan narkotika bulan April oleh Polda Sumsel (IDN Times/istimewa)

Palembang, IDN Times - Narkotika jenis sabu merupakan zat adiktif yang paling banyak diselundupkan ke wilayah Sumsel, baik melalui jalur darat atau jalur tikus memanfaatkan wilayah perairan.

Terbaru, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumsel memusnahkan 11,6 kilogram sabu yang didapatkan dari hasil tangkapan atau barang bukti sepanjang April 2022.

"Sebanyak 79.404 generasi muda berhasil kita selamatkan dari bahaya narkotika. Ada sekitar sembilan pengedar dan kurir yang berhasil ditangkap," ungkap Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nogroho, Selasa (2/6/2022).

1. Banyak calon baru jerat narkotika

Pemusnahan barang bukti sitaan narkotika bulan April oleh Polda Sumsel (IDN Times/istimewa)

Dalam upaya pemberantasan korupsi, Heru mengakui para pengedar masuk dari berbagai sisi. Polda Sumsel pun berupaya untuk memperkecil ruang lingkup peredaran narkotika di Bumi Sriwijaya.

"Kita bisa bayangkan dalam satu bulan saja hasil tangkapan begitu banyaknya. Jika tak diantisipasi, banyak yang akan menjadi calon korban," ungkap dia.

2. Ada narkotika karena permintaan

Pemusnahan barang bukti sitaan narkotika bulan April oleh Polda Sumsel (IDN Times/istimewa)

Heru menjelaskan, pemberantasan tindak pidana narkotika dilakukan dengan melibatkan masyarakat luas. Menurutnya, polisi tidak akan bisa bergerak sendiri tanpa masukan dan informasi masyarakat yang resah dengan peredaran barang ilegal tersebut. Dirinya tak menampik beredarnya narkoba karena permintaan pasar.

"Dengan adanya ini (pemusnahan), kita berharap mudah-mudahan semua tersadarkan. Sehingga di wilayah kita tidak ada lagi permintaan barang haram ini," jelas dia.

3. Ingin Sumsel bebas dari jerat narkotika

Ilustrasi Pengguna Narkoba (IDN Times/Mardya Shakti)

Heru mengingatkan jika komitmen perang melawan peredaran narkotika merupakan target serius dari Polda Sumsel. Sudah banyak kurir dan pengedar yang diberikan hukuman berat hingga vonis mati.

"Kita ingin Sumsel aman dari peredaran narkotika," tutup dia.

Editorial Team

Related Article