Polda Sumsel Akan Tambah Personel Kawal PSU di Empat Lawang

Palembang, IDN Times - Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan kepada Kepolisian Daerah Sumatra Selatan dan Kepolisian Resor Empat Lawang untuk mengamankan seluruh proses tahapan Pemilihan Suara Ulang (PSU).
Menanggapi putusan itu, Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso menyebutkan akan segera menindaklanjuti putusan itu dengan mempertebal personel kepolisian di Empat Lawang dalam menghadapi PSU.
"Sejumlah persiapan telah kita susun melaksanakan pengamanan mulai dari tahapan awal pengundian nomor urut, penetapan paslon, dan pemeriksaan kesehatan, kampanye hingga penetapan paslon terpilih," ungkap Anis, Selasa (25/2/2025).
1. Cegah kerawanan yang terjadi di Empat Lawang

Dirinya menilai, setiap PSU memiliki potensi kerawanan di masyarakat. Pihaknya akan melakukan pendekatan termasuk kepada kedua paslon dan para pendukungnya untuk menjaga situasi keamanan dapat tetap terjaga dan kondusif.
"Tahapan pesta demokrasi multak harus kita lalui dan ada yang terpilih, ada juga yang tidak. Kita akan kawal setiap proses demokrasi dengan baik," jelas dia.
2. MK perintahkan kepolisian kawal proses PSU

Sebelumnya, Ketua MK Suhartoyo membacakan amar putusan terkait putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Kabupaten Empat Lawang dengan memerintahkan pelaksanaan PSU segera dalam 60 hari ke depan. Pihaknya memerintahkan setiap instansi yang terlibat dalam pelaksanaan PSU untuk melakukan persiapan tak terkecuali kepolisian.
"Memerintahkan Kepolisian Resor Kabupaten Empat Lawang berkoordinasi dengan Kepolian daerah Sumatra Selatan untuk melakukan pengamanan putusan MK (PSU)," jelas Suhartoyo.
3. Akan ada dua paslon yang bertarung di Pilkada Empat Lawang

Suhartoyo juga menyebutkan, bahwa pasangan Joncik Muhammad-A Rifai yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai pasangan calon untuk tetap mempertahankan pasangan yang ada sebagai peserta. Dalam PSU ini akan ada penambahan pasangan Budi Antoni-Henny Verawati yang dinilai memenuhi syarat untuk mengikuti Pilkada 2024.
"Memerintahkan KPU melakukan pengundian nomor peserta bersama kedua pasangan Joncik Muhammad-A Rifai dan Budi Antoni-Henny Verawati. Memerintahkan untuk digelar kampanye dan debat guna penyampaian visi dan misi program masing-masing calon sebelum dilakukan PSU," jelas dia.

















