Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penjaga Sekolah Cabuli 2 Pelajar SD, Modus Ajak Menonton dari HP

Kota Lubuk Linggau
Penjaga Sekolah Cabuli 2 Pelajar SD, Modus Ajak Menonton dari HP
Ilustrasi korban. (Dok. Istimewa/IDN Times)
  • Penjaga sekolah ditangkap karena mencabuli dua siswi SD di Lubuk Linggau.
  • Pelaku meminjamkan handphone kepada korban untuk menonton film, lalu melakukan perbuatan cabul.
  • Kesaksian saksi mata N mengakibatkan penangkapan tersangka oleh aparat kepolisian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lubuk Linggau, IDN Times - Seorang penjaga sekolah dibekuk aparat kepolisian karena mencabuli dua siswi SD berinisial K (6) dan A (8) di Lubuk Linggau. Pelaku berinisial LS (36) melakukan perbuatannya saat jam sekolah berakhir, ketika para siswa menunggu dijemput orangtuanya.

"Tersangka LS memanggil korban untuk menunggu di pos satpam. Ketika sesampainya di pos tersebut tersangka pun memangku korban," ungkap Kasatreskrim Polres Lubuk Linggau, AKP Hendrawan, Selasa (13/2/2024).

  1. 1. Saksi pergoki perbuatan pelaku di pos satpam

    Dok. Istimewa/IDN Times
    Dok. Istimewa/IDN Times

    Tersangka meminjamkan handphone miliknya kepada korban untuk menonton film. Saat korban asyik menonton, tersangka melakukan perbuatan cabul kepada korban.

    "Saksi mata berinisial N memergoki perbuatan tersangka. Besoknya saksi menanyakan yang dilihatnya itu kepada korban," jelas dia.

  2. 2. Polisi tangkap pelaku setelah kepala sekolah melapor ke polisi

    IDN Times/Sukma Shakti
    IDN Times/Sukma Shakti

    Mendengar kesaksian korban, N lantas melaporkan hal ini kepada kepala sekolah. Dari sana pihak sekolah menghubungi orangtua korban sekaligus aparat kepolisian.

    "Setelah mendapati laporan, tim langsung bergerak melakukan penangkapan," jelas dia.

  3. 3. Tersangka masih diperiksa

    ilustrasi kekerasan (IDN Times/Nathan Manaloe)
    ilustrasi kekerasan (IDN Times/Nathan Manaloe)

    Tersangka tak berkutik saat aparat mengamankannya di komplek perumahan sekolah. Beberapa barang bukti pun telah disita oleh aparat untuk pemeriksaan lebih jauh.

    "Kita masih dalami kemungkinan ada korban lain," tutup dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More