Palembang, IDN Times - Setelah dua tahun belakang sempat mengalami penurunan pesanan anyaman ketupat akibat pandemik, kini penjualan mulai meningkat dan ramai orderan hingga 100 persen.
"Waktu corona awal, kami sempat banting harga jadi Rp3 ribu per renteng dari semula Rp10 ribu. Sekarang Alhamdulillah mulai normal dan sudah banyak yang beli, karena warga juga sudah boleh mudik," ujar Nuriati, perajin anyaman ketupat di Jalan H Faqih Usman Lorong Sdg Yucing, Kelurahan 3/4 Ulu Palembang, Kamis (28/4/2022).
