Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pendaftaran PPPK Guru Palembang Diperpanjang hingga 15 Januari 2025

Pendaftaran PPPK Guru Palembang Diperpanjang hingga 15 Januari 2025
Ilustrasi seleksi pppk.
Intinya Sih
  • Pendaftaran seleksi PPPK guru tahap kedua diperpanjang hingga 15 Januari.
  • Informasi kelulusan peserta seleksi PPPK guru Palembang belum diumumkan, fokus pada formasi tenaga teknis sekitar 600 formasi.
  • Tersedia 1.258 formasi untuk seleksi PPPK guru di Palembang tahun 2025, berharap semua peserta bisa lulus menyeluruh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang Adrianus Amri mengatakan, pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua 2025 diperpanjang hingga 15 Januari.

"Untuk tahap satu formasi guru baru 67 yang masuk (pendaftaran seleksi PPPK)," katanya, Sabtu (11/1/2025).

1. Pengumuman PPPK baru untuk tenaga teknis

PPPK
PPPK

Amri mengatakan, berdasarkan peserta seleksi PPPK guru Palembang yang mendaftar dan mengikut tes pada tahap pertama, informasi kelulusan peserta masih belum diumumkan. Itu lantaran, pengumuman baru untuk formasi tenaga teknis.

"Tenaga teknis yang sedang memenuhi formasi sekitar 600 formasi," kata dia.

2. Tahun 2025 seleksi PPPK untuk 1.258 formasi

Ilustrasri seleksi PPPK  (dok. istimewa)
Ilustrasri seleksi PPPK (dok. istimewa)

Seleksi PPPK guru di Palembang untuk 2025, tersedia 1.258 formasi. Berdasarkan kebutuhan tersebut, Amri berharap semua peserta yang mengikuti ujian bisa lulus menyeluruh.

"Berharap semuanya bisa masuk. Kalaupun ada yang tidak masuk (lulus PPPK), nantinya akan menjadi PPPK paruh waktu," jelasnya.

3. Disdik Palembang tunggu mekanisme PPPK paruh waktu

Ilustrasi seleksi pppk.
Ilustrasi seleksi pppk.

Menyoal bagaimana teknis dan sistem kerja PPPK paruh waktu, Amri belum bisa menjelaskan. Sebab kata dia, Dinas Pendidikan Palembang juga masih menunggu kepastian dan kejelasan mekanisme kerja.

"Kami masih menunggu bagaimana sistem paruh waktu tersebut," kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Martin Tobing
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin

Latest News Sumatera Selatan

See More