Partai Usung Lucianty, Kader PDIP Muba Siap Gantung Kartu Anggota

- Kader PDIP Muba akan mengembalikan kartu anggota jika tidak mendapatkan rekomendasi Pilkada Muba 2024
- Gigih Elly Permana menyatakan PDI-P harus mengusulkan kader pada kontestasi pilkada sesuai ADRT partai
- Kader PDIP Muba mengusulkan Beni Hernedi dan Sugondo karena dianggap mumpuni, namun merasa dibegal dalam perjalanan
Musi Banyuasin, IDN Times - Seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Musi Banyuasin (Muba) bakal menggembalikan kartu anggota bila kader partai tidak mendapatkan rekomendasi untuk maju pada Pilkada Muba tahun 2024.
Pernyataan ini muncul buntut dari tidak dikeluarkannya rekomendasi terhadap kader partai, Beni Hernedi. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraha PDIP Muba, Gigih Elly Permana usai keputusan PDI-P mengeluarkan daftar Cakada se-Sumsel hari ini, Senin (26/8/2024).
1. Putusan MK jadi modal untuk usung Beni-Sugondo

Menurut Gigih, PDI Perjuangan merupakan partai memegang teguh idealisme. Idealisme tersebut terkandung dalam ADRT partai yang harus mengusulkan kader pada kontestasi pilkada dan lainnya.
"Dalam perjalanan kita mendapatkan angin segar dengan keluarnya Putusan Mahkamah Konstitusi No. 60/PUU-XXII/2024. Jadi kami kader PDI P Muba mengusulkan Beni Hernedi dan Sugondo untuk maju pada Pilkada Muba," ujar Gigih, Senin (26/8/2024).
2. Beni-Sugondo dianggap lebih mumpuni

Menurutnya, adanya Beni Hernedi sebagai kader partai terbaik dan Sugondo keduanya sudah sangat mumpuni. Terlebih Beni Hernedi sudah dua kali Wakil Bupati dan dua kali sebagai Plt Bupati Muba.
"Kemudian Sugondo sudah empat kali duduk sebagai legislatif dan Ketua DPRD Muba saat ini. Atas dasar itulah kami selaku kader sudah sepakat, kita PDI P bisa mengusung calon sendiri setelah adanya putusan MK," ungkapnya.
3. Tak ingin PDIP digadaikan untuk paslon lain

Akan tetapi suara arus bawah dari PDI P Muba sepertinya dibegal dalam perjalanan. Itu lantaran, PDI P Muba akan digadaikan kepada paslon lain.
"Merasa kecewa sangat jelas, kami menolak dan tidak sesuai dengan hari nurani. Kalau seandainya DPP dan DPD tidak mengakomodir bukan hal yang mustahil kita siap meletakan KTA," tegasnya.
Saat ini seluruh pengurus DPC PDI P Muba sepakat dari tingkat DPC sampai ranting akan menentukan sikal. "Jangan kami diperlukan baru dipakai, kami dibawa ini sudah berjuang. Kader harus di prioritaskan sesuai ADRT partai," jelasnya.



















