Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pangdam Ajak Personel TNI-Polri Kompak Amankan Presiden di Sumsel
Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI M Naudi Nurdika cek kesiapan personel pengamanan kunjungan kerja presiden (Dok: istimewa)
  • 3.000 personel gabungan akan melaksanakan pengamanan kunjungan kerja Presiden Jokowi di Sumatra Selatan
  • Pangdam II Sriwijaya meminta jajarannya memastikan keamanan Presiden beserta rombongan, tidak menganggap tugas ini sebagai rutinitas
  • Danrem 044/Gapo menyebutkan proses pengamanan Presiden harus dilakukan serinci mungkin, bertujuan untuk menjamin keamanan dan keselamatan Presiden RI
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lubuk Linggau, IDN Times - Sebanyak 3.000 personel gabungan akan melaksanakan pengamanan kunjungan kerja Presiden Joko 'Jokowi' Widodo di Sumatra Selatan (Sumsel). Personel gabungan dari intansi TNI-Polri nantinya disebar melakukan pengamanan di titik-titik tertentu yang sudah dipetakan.

"Saya berpesan pahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, pahami sektor pengamanan masing-masing, kita mengamankan objek selalu laksanakan koordinasi dengan semua pihak. Kita harus kompak termasuk dengan Paspampres harus terjalin dengan baik," ungkap Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI M Naudi Nurdika, Rabu (29/5/2024).

1. Personel TNI-Polri diminta siap siaga

Presiden Joko "Jokowi" Widodo ketika melakukan inspeksi jajaran pasukan saat upacara HUT TNI di Lanud Perdanakusuma, Jakarta Timur pada 2019. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Dalam apel yang diselenggarakan di Lapangan Taman Olahraga Silampari (TOS) Lubuk Linggau, Naudi meminta jajarannya memastikan keamanan Presiden beserta rombongan. Mereka yang bertugas di PAM VVIP tidak menganggap tugas ini sebagai rutinitas.

"Sehingga personel tetap harus selalu siap melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin," jelas dia.

2. Minta anggota minimalisir ancaman terhadap Presiden

Presiden Jokowi berkunjung ke Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (dok. Sekretariat Presiden)

Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Muhammad Thohir, menyebutkan proses pengamanan Presiden harus dilakukan serinci mungkin. Dirinya meminta setiap gangguan keamanan dapat diselesaikan oleh anggota di lapangan.

"Kegiatan ini digelar bertujuan untuk menjamin keamanan dan keselamatan yang dapat membahayakan Presiden RI," beber dia.

3. Jokowi akan tinjau wilayah bencana di Sumsel

Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Fiji Wiliame Maivalili Katonivere (dok. Sekretariat Presiden)

Diberitakan sebelumnya, kunjungan kerja RI 1 tersebut diagendakan untuk mengunjungi wilayah terdampak bencana di Bumi Sriwijaya seperti, Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Muratara.

Berikut rencana agenda Presiden Jokowi di wilayah bencana di Sumsel

1. Kabupaten Musi Rawas
Danau Aur
Pasar B Srikaton di Kecamatan Tugumulyo

2. Kabupaten Muratara
Desa Suka Menang di Kecamatan Karang Jaya

Editorial Team

Related Article