Ogah Bayar Utang, Pria di Lubuk Linggau Tewas Dibacok Teman

- Ismail (49) tewas dibacok temannya sendiri, Rudi Hartono (50), dan berhasil ditangkap oleh polisi.
- Korban mengalami luka sobek pada kepala kanan dan tangan kiri putus sebatas lengan, meninggal di perjalanan ke rumah sakit.
- Kejadian bermula dari pertengkaran terkait uang yang dipinjam oleh korban dari tersangka, hingga tersangka membacok korban di rumah temannya.
Lubuk Linggau, IDN Times - Ismail (49) warga Jalan Hujan Gerimis RT 07 Kelurahan Bandung Kiri Kecamatan Lubuk Linggau Barat I ini tewas usai dibacok temannya sendiri Rabu (5/3/2025).
Pelaku Rudi Hartono (50) langsung kabur usai membacok korban. Namun, Tim Macan Linggau Unit Pidum Satreskrim Polres Lubuk Linggau berhasil meringkus pelaku pada Rabu siang dan langsung digiring ke Mapolres Lubuk Linggau.
1. Korban tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit

Kasatreskrim Polres Polres Lubuklinggau, AKP M Kurniawan Azwar mengatakan, korban mengalami luka sobek pada kepala kanan dan tangan kiri putus sebatas lengan.
"Setelah kejadian, korban masih bisa berdiri dan jalan sambil dipegang anaknya saat mau dibawa ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit Ar Bunda Lubuk Linggau korban meninggal dunia," ujarnya Kamis (6/3/2025).
2. Tersangka dan korban bertemu di rumah tetangganya

Kurniawan menjelaskan, tersangka dan korban ini berteman. Awalnya kejadian bermula, Selasa (4/3/2025) lalu sekira pukul 20.00 WIB tersangka datang ke rumah Selamat dan saat itu ada korban Ismail.
"Saat bertemu, tersangka menanyakan perihal uang yang telah dipinjam oleh korban sebesar 3,2 juta dikarenakan tersangka saat itu hendak membayar angsuran kredit mobil," bebernya.
Namun saat itu korban mengatakan belum mempunyai uang untuk mengembalikan uang yang telah dipinjam dari tersangka. Setelah itu tersangka langsung pulang ke rumahnya.
3. Korban tak berniat bayar utang kepada tersangka

Ketika tiba di rumahnya, saat itu HP milik tersangka tertinggal di rumah Selamat. Selanjutnya pukul 23.15 WIB tersangka kembali lagi ke rumah Selamat. Setiba di depan rumah Selamat, tersangka mendengar korban bercerita dengan Selamat.
"Korban tidak mau membayar uang yang telah dipinjam korban dari tersangka dan saat itu korban sempat mengatakan bahwa tersangka bodoh," ungkap Kurniawan .
Kemudian saat itu tersangka marah dan langsung masuk ke dalam rumah Selamat melalui pintu dapur yang tidak dikunci. Setelah masuk, tersangka melihat ada sebilah parang atau golok yang berada di bawah lemari dapur.
"Saat itu juga tersangka mengambil parang langsung keluar dari pintu dapur dan langsung masuk ke dalam rumah lewat pintu depan menghampiri korban yang saat itu sedang duduk ngobrol dengan Selamat di ruang tamu," ujar kasatreskrim.
4. Tersangka bersembunyi di rumah mertuanya usai kejadian

Tersangka lantas membacok korban di bagian kepala satu kali dan tangan kiri korban satu kali yang mengakibatkan lengan tangan kiri korban hampir putus.
"Setelah melakukan pembacokan itu tersangka langsung melarikan diri ke rumah sepupunya di Kelurahan Talang Rejo Kecamatan Lubuk Linggau Barat II," ujar Kurniawan.
Usai menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, Tim Gabungan Macan Linggau Unit Pidum Satreskrim langsung cek lokasi.
"Kita jemput tersangka di rumah mertuanya. Tersangka ditangkap beserta barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis parang untuk membacok korban. Tersangka dibawa ke Polres Lubuk Linggau guna pemeriksaan intensif," ungkapnya.






![[FOTO] Ribuan Umat Islam di Palembang Salat Iduladha hingga ke Ampera](https://image.idntimes.com/post/20260527/upload_4708432f4cacb509af3079e80bab8b41_bb5739ee-5d4f-472c-94ea-43df85613e24_watermarked_idntimes-2.jpg)












