Lansia Hilang di Sungai Enim Ditemukan Meninggal Dunia

- Wasnudin (60) ditemukan meninggal setelah hilang saat mandi di Sungai Enim
- Jasad korban ditemukan mengapung 16 km dari lokasi awal, kemudian diserahkan ke keluarga untuk pemakaman
- Pencarian korban melibatkan tim gabungan dengan penyisiran menggunakan perahu karet dan aliran sungai melalui jalur darat
Muara Enim, IDN Times - Seorang lansia bernama Wasnudin (60) hilang saat mandi di Sungai Enim, ditemukan meninggal dunia. Korban ditemukan pada pencarian hari ketiga sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (30/1/2025).
"Benar, korban sudah berhasil kita evakuasi hari ini, dimana jasad korban ditemukan mengapung," ungkap Kasi Operasi Kantor SAR Palembang, Manca Rahwanto.
1. Korban ditemukan radius 16 kilometer dari lokasi awal

Manca menjelaskan, korban ditemukan mengapung sekitar 16 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang, tepatnya di perairan Desa Tanjung Karangan Kecamatan, Tanjung agung. Dari penemuan ini juga, korban langsung dibawa untuk diserahkan ke pihak keluarga.
"Korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman," jelas dia.
2. Tim pencarian dibubarkan usai korban ditemukan

Dalam proses pencarian terhadap korban, tim gabungan mengerahkan dua tim. Tim pertama menyisir menggunakan perahu karet. Sementara satu tim lainnya melakukan penyisiran aliran sungai melalui jalur darat.
"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Semua unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing," jelas dia.
3. Korban terseret arus usai mandi di Sungai Enim

Diberitakan, Wasnudin diketahui pamit untuk mandi ke sungai yang berada di sekitar kediamannya di Desa Lebak Budi, Muara Enim sekitar pukul 04.20 WIB. Korban seperti biasa mandi sendirian dengan membawa senter dan handuk di aliran Sungai Enim.
Namun pihak keluarga terutama istri korban curiga sang suami tak kunjung pulang ke rumah saat hari mulai terang. Istri korban lantas menyuruh anaknya untuk mencari korban ke pangkalan mandi di Sungai Enim tempat biasa korban mandi.
Dari sana pihak keluarga melaporkan kejadian dugaan orang hilang ke aparat keamanan dan tim SAR untuk melakukan pencarian. Saat itu diduga korban hanyut terseret arus.


















