Korban Tewas Bus Study Tour SDN 1 OKI Merupakan Guru dan Murid

- Bus maut Minanga dengan nopol BE 7431 BU mengalami kecelakaan di OKI, menewaskan 2 orang dan melukai puluhan lainnya.
- Sopir bus Irfan kabur setelah kecelakaan, polisi masih memburunya dan belum menetapkannya sebagai tersangka.
- Kecelakaan terjadi antara bus Minanga dan truk Fuso yang sedang berhenti tanpa rambu-rambu, menyebabkan kemacetan parah di Jalan Lintas Timur Desa Buluh Cawang.
Ogan Komering Ilir, IDN Times - Polisi masih memburu sopir bus maut Minanga dengan nopol BE 7431 BU yang kabur usai mengalami kecelakaan di Jalintim Desa Buluh Cawang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (25/5/2024) malam.
Bus Minanga tersebut membawa rombongan study tour SDN 1 Harisan Jaya, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur. Akibat insiden tersebut, dua orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Dua orang meninggal dunia merupakan seorang guru dan satu orang pelajar. Guru tersebut bernama Husna (48) warga Desa Cempaka dan pelajar bernama Flora (14) warga Desa Harisan Jaya.
1. Kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi bus

Kasat Lantas Polres OKI, AKP Joko Edy mengatakan, bus tersebut dikendarai Irfan. Sopir tersebut langsung melarikan diri setelah terjadi kecelakaan.
"Kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi bus. Saat melintas di tempat kejadian, bus menabrak truk yang sedang berhenti karena mengalami kerusakan," ujarnya.
2. Sopir langsung kabur dan belum ditetapkan tersangka

Polisi masih memburu sopir bus Minanga yang membuat dua penumpang meninggal dunia, karena usai menabrak truk tronton yang setop di lokasi kejadian.
"Untuk sang sopir belum kita tetapkan sebagai tersangka. Hari ini kita akan melakukan evakuasi bus, termasuk melakukan penyelidikan penyebab lakalantas itu," jelasnya.
3. Kondisi lalu lintas sempat macet parah

Ia menambahkan, kondisi Jalan Lintas Timur, Desa Buluh Cawang, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten OKI, Sumsel, yang sempat macet parah kini sudah kembali normal.
"Para korban yang luka-luka masih dirawat di RSUD Kayu Agung ada empat orang," jelasnya.
4. Fuso pengangkut pupuk setop tanpa rambu

Kapolsek Cempaka, AKP Aston L Sinaga mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan Fuso dan bus Minanga yang mengangkut penumpang anak-anak sekolah SDN 1 Harisan Jaya, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur.
"Penumpang terdiri dari guru-guru dan wali murid yang berjumlah kurang lebih 31 orang. Bus Minanga dari arah Palembang menuju OKU Timur menabrak Fuso pengangkut pupuk saat berhenti tanpa rambu-rambu," katanya, Sabtu (25/05/2024).
Setelah mendapatkan informasi, keluarga korban yang meninggal dunia semalam langsung berangkat menuju ke Rumah Sakit Kayuagung.
"Anggota Polsek Cempaka hingga saat ini masih monitor situasi pasca kejadian tersebut," tutupnya.


















