Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kloter Pertama Jemaah Haji Palembang Berangkat 3 Mei 2025
Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan (Dok; Kemenag Sumsel)
  • 22 kloter jemaah haji embarkasi Palembang berangkat mulai 3 Mei 2025, dengan total 7.012 jemaah asal Palembang dan 1.065 Bangka Belitung.
  • Panitia diminta melayani jemaah dengan baik, santun, dan penuh kasih sayang serta memastikan semua fasilitas dapat digunakan oleh jemaah.
  • Layanan haji embarkasi Palembang harus dievaluasi secara berkala untuk memastikan kesiapan dalam bertugas dan agar tidak terjadi persoalan di pemberangkatan berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji embarkasi Palembang asal Sumsel dan Babel akan diberangkatkan mulai 3 Mei 2025. Para jemaah kloter pertama tersebut direncanakan akan mulai masuk ke Asrama Haji Palembang mulai 2 Mei mendatang.

"Untuk embarkasi Palembang di tahun ini ada 22 kloter yang akan berangkat ke tanah suci. Adapun untuk jemaah asal Sumsel seluruhnya ada 7.012 orang dan 1.065 jemaah asal Babel," ungkap Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan, Selasa (29/4/2025).

1. Panitia haji diminta bekerja dengan santun

Ilustrasi pesawat yang mengangkut jemaah calon haji ke Arab Saudi. (dok. Bandara Lombok)

Syafitri meminta kepada seluruh panitia haji embarkasi Palembang untuk melayani jemaah dengan baik dan santun. Setiap bidang layanan seperti bidang kesehatan, transportasi, penerimaan dan pemberangkatan jemaah, keamanan, akomodasi, konsumsi, serta bidang-bidang lainnya, diharapkan telah memastikan kesiapan dalam bertugas. 

“Mari kita melayani dengan hati, melayani dengan baik, bahasa kita harus santun. Mari kita merespon semua masalah dengan tenang, penuh kasih sayang, jangan arogan," ungkap Syafitri.

2. Setiap keberangkatan kloter diminta dievaluasi

Ilustrasi jemaah calon haji naik pesawat di Bandara Lombok. (dok. Bandara Lombok)

Para panitia juga diminta memastikan semua fasilitas dapat digunakan oleh jemaah termasuk mematangkan manasik haji bagi jemaah. Layanan haji embarkasi Palembang diminta untuk terus dievauasi, apa yang sudah berjalan dengan baik untuk dilanjutkan. Sementara yang masih menjadi catatan harus segera dibenahi sebelum keberangkatan.

"Setiap bidang atau aspek layanan untuk tahun ini setiap kali pemberangkatan melakukan evaluasi, sehingga persoalan di pemberangkatan pertama tidak terjadi di pemberangkatan berikutnya," jelas dia.

3. Asrama Haji Palembang diminta untuk siapkan diri

Ilustrasi - Kedatangan jemaah haji 2024 dari tanah suci di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru. (Hendra Lianor/IDN Times

Dengan waktu keberangkatan yang sudah di depan mata, Syafitri berharap setiap petugas haji embarkasi Palembang telah memahami seluruh tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi). Dirinya meminta agar tidak ada lagi celah kesalahan atau koreksi yang di luar kendali para panitia.

"Pesan Gubernur juga agar asrama haji siap tanpa celah, kamar, pelayanan harus maksimal," jelas dia.

Editorial Team

Related Article