Ketahanan Pangan, Personel TNI di Sumbar Wajib Pelihara Ayam Petelur

- Korem 032 Wirabraja dukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo
- Personel diwajibkan memelihara minimal 5 ekor ayam petelur dan menanam tanaman sayuran
- Tujuannya agar memberikan contoh kepada masyarakat dan tidak perlu membeli sayur lagi di pasar
Padang, IDN Times - mendukung program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, Komando Resor Militer (Korem) 032 Wirabraja melakukan beberapa langkah-langkah strategis.
Langkah yang dilakukan mulai dari rencana pembukaan lahan hingga berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat untuk pengelolaan lahan tidur.
"Beberapa hal sudah kami rencanakan untuk dilaksanakan di tahun 2025 ini untuk ketahanan pangan," kata Danrem 032 Wirabraja, Brigjen Wahyu Eko Purnomo kepada IDN Times, Kamis (30/1/2025).
1. Personel wajib pelihara ayam

Wahyu mengatakan, untuk mendukung ketahanan pangan tersebut, ia telah memerintahkan personelnya untuk memelihara ayam. "Kami sudah memerintahkan seluruh personel di jajaran Korem 032 Wirabraja untuk memelihara minimal lima ekor ayam petelur," katanya.
Menurutnya, dengan begitu bisa memberikan contoh kepada masyarakat untuk mengikuti jejak prajurit yang telah memelihara ayam petelur tersebut. "Telur yang dihasilkan nantinya bisa digunakan oleh personel sendiri atau bisa juga diberikan kepada masyarakat yang berada di sekitar tempat tinggalnya," katanya.
2. Personel wajib tanam sayuran

Selain diwajibkan memelihara ayam petelur, personel Korem 032 Wirabraja juga diwajibkan untuk menanam tanaman sayuran seperti daun kelor. "Sama seperti ayam petelur, dengan adanya tanaman sayuran, personel kita tidak perlu membeli sayur lagi di pasar," katanya.
Menurutnya, aktifnya personel TNI menanam untuk ketahanan pangan, maka akan bisa menerapkan dan mensosialisasikannya kepada masyarakat lainnya.
3. Akan berikan pelatihan

Wahyu menjelaskan akan memberikan pelatihan dan pengetahuan kepada setiap personel yang ada di jajaran Korem 032 Wirabraja.
"Tapi tetap kami seuaikan dengan daerah dinas dan tempat tinggal personel untuk pengetahuan tentang tanaman atau ternak yang bisa dipelihara," katanya.



















