Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jalan Nasional di Sumsel Belum Sepenuhnya Ideal Dilalui Pemudik
Perbaikan jalan Nasional di wilayah Sumsel (Dok: istimewa)

Palembang, IDN Times - Sejumlah ruas jalan nasional di Sumatra Selatan (Sumsel) jelang mudk hari raya Idul Fitri masih mengalami kendala. Dari 1.580,69 kilometer (km), ada sekitar 78,2 km jalan nasional yang rusak dengan intensitas ringan hingga berat.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel mengakui jika tidak seluruh ruas ideal untuk dilewati. Di sisa waktu jelang lebaran, pihaknya memaksimalkan pengerjaan perbaikan hingga masyarakat yang akan mudik bisa merasakan kenyamanan saat melintas.

"Ada tiga kendala dalam perbaikan ruas jalan nasional di Sumsel. Pertama karena truk Over Dimensi Over Loading (ODOL), kedua faktor cuaca, dan ketiga karena keterbatasan anggaran," ungkap Kepala BBPJN Sumsel, Budiamin di Palembang.

1. Beban truk melebihi kapasitas jalan

Perbaikan jalan Nasional di wilayah Sumsel (Dok: istimewa)

Pihak BBPJN berusaha menangani perbaikan secara cepat, dengan harapan pemudik tak mendapatkan kendala saat lebaran mendatang. Pihaknya mencatat kerusakan jalan nasional berada di kawasan Mangun Jaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sampai Muara Beliti (Musi Rawas). 

Ruas tersebut merupakan jalan penghubung antar kabupaten, dengan total kerusakan mencapai delapan persen. Selain itu juga, sejumlah ruas lainnya di Lintas Timur dan Lintas Tengah juga dalam proses pengerjaan, dengan jumlah kerusakan mencapai lima persen.

"Kapasitas jalan dibuat hanya untuk muatan sekitar 15 ton. Namun truk yang melintas bisa mengangkut barang hingga lebih dari 42 ton," jelas dia.

2. ODOL membuat perbaikan jalan sia-sia

Ilustrasi truk ODOL. IDN Times/Alfi Ramadana

Seringnya truk ODOL melintas di Jalur Lintas Timur Palembang-Jambi hingga jalan Lintas Tengah Baturaja-Martapura-Lampung, membuat masalah kerusakan jalan tidak pernah selesai.

BBPJN Sumsel mengakui proses perbaikan jalan menggunakan dana yang terbatas, sehingga perbaikan dengan skala prioritas harus dikedepankan.

"Jika truk ODOL terus melintas maka berapa pun biaya yang dikeluarkan tidak akan pernah cukup," tutur dia.

3. Jalan provinsi diklaim siap 100 persen

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Namun Gubernur Sumsel, Herman Deru, memastikan jalan provinsi di Sumsel sudah siap dilewati untuk mudik 2023. Ia mengklaim proses perbaikan jalan sudah 100 persen sehingga tidak lagi ditemukan kerusakan jalan.

"Secara umum jalan di Sumsel siap dilalui pemudik. Tapi semuanya perlu diantisipasi mengingat kemungkinan jumlah kendaraan yang melintas meningkat," tutup dia.

Editorial Team

Related Article