Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hadapi Cuaca Ekstrem di Sumsel, Pemudik Diimbau Waspada

Hadapi Cuaca Ekstrem di Sumsel, Pemudik Diimbau Waspada
Kepala Stasiun Metereologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Desindra Deddy (IDN Times/Rangga Erfizal)
Share Article

Palembang, IDN Times - Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bayang-bayang cuaca ekstrem mengintai para pemudik akan melintas di wilayah Sumatra Selatan (Sumsel). Kondisi pancaroba, peralihan musim dari hujan ke kemarau menyebabkan kondisi cuaca dapat berubah suatu waktu.

"Kondisi ini meningkatkan kemungkinan potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Desindra Deddy Kurniawan, Sabtu (15/4/2023).

1. Hujan dan angin kencang berpotensi terjadi

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

Perubahan cuaca ekstrem akan ditandai kondisi panas menyengat di pagi hari. Namun perubahan akan terjadi ketika terjadi peralihan waktu memasuki sore hari ditandai hujan dengan intensitas tinggi.

"Durasi hujan cukup singkat, namun biasanya dibarengi dengan angin kencang," jelas dia.

2. Cuaca ekstrem dapat ganggu pelayaran dan penerbangan

Situasi di Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Istimewa)
Situasi di Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Istimewa)

Kondisi cuaca ekstrem terjadi di Sumsel akan berdampak pada tiga jenis transportasi yakni, udara, laut dan darat. Intensitas hujan disertai angin kencang dinilai dapat mengganggu kondisi penerbangan yang akan mendarat di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin II.

"Cuaca ekstrem juga berpotensi membuat jarak pandang terbatas sehingga membuat proses pendaratan cukup sulit," jelas dia.

Sedangkan untuk jalur laut dan sungai, BMKG juga telah mengingatkan pengelola untuk mempersiapkan kemungkinan cuaca ekstrem. Kondisi ini berdampak pada peningkatan gelombang disertai angin kencang.

"Jika angin kencang melanda, ketinggian gelombang di kawasan itu bisa mencapai 2 meter," jelas dia.

3. Cuaca ekstrem dapat sebabkan banjir dan longsor

Ilustrasi tanah longsor (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi tanah longsor (IDN Times/Sukma Shakti)

Sedangkan untuk transportasi darat, potensi cuaca ekstrem akan berpotensi meningkatkan kemungkinan bencana alam. Risiko longsor dan banjir terutamanya di wilayah perbukitan di Sumsel.

"Risiko longsor sangat mungkin terjadi di kawasan dataran tinggi, sementara untuk bencana banjir riskan terjadi di daerah dataran rendah," tutup dia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rangga Erfizal
Martin Tobing
Rangga Erfizal
EditorRangga Erfizal

Latest News Sumatera Selatan

See More

Pelaku Pungli di Kambang Iwak Ditangkap dan Diserahkan ke Polisi

30 Mei 2026, 17:08 WIBNews