Palembang, IDN Times - Pembawa baki bendera pusaka pada upacara puncak Kemerdekaan RI 17 Agustus, selalu menjadi impian atau hal yang diidamkan semua anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).
Selain posisinya vital, membanggakan, si pembawa baki dan pengibar bendera pusaka ini juga banyak menjadi sorotan masyarakat. terlebih, calon pembawa baki biasanya dibawa oleh anggota putri paskibraka yang punya daya tarik tersendiri.
Wakil Ketua Koordinator Paskibraka Sumsel Hunce J Hamzah mengatakan, untuk memilih formasi tersebut tidak bisa ditentukan dengan segera. "Waktu penentuan tidak pasti. Bisa pada malam sehari sebelumnya, bisa H-1, atau bahkan tepat hari H," katanya.
"Karena posisi ini adalah rebutan dan menjadi sorotan. Baik pembawa baki dan pengibar bendera akan langsung berhadapan dengan pejabat penting, kalau di Pusat langsung di depan presiden. Kalau di provinsi, kabupaten/kota tentu di hadapan gubernur, walikota dan bupati setempat," jelas Hunce.
