Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hendak Salat Asar, Seorang Ustaz Ditusuk Santrinya karena Dendam

Hendak Salat Asar, Seorang Ustaz Ditusuk Santrinya karena Dendam
Tersangka IM diperiksa atas kasus penganiayaan terhadap gurunya di Ponpes (Dok: Polres OKU Timur)
Share Article

OKU Timur, IDN Times - Seorang santri bernama IM (17) diamankan di Polsek Martapura Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur karena menusuk ustaz BS (29) di Pondok Pesantren Nurul Cholik, Desa Baturaja Bungin, Kecamatan Bunga Mayang. Pelaku menusuk gurunya ketika selesai mengambil wudu dan hendak melaksanakan salat.

"Korban ditusuk saat hendak salat Asar di Ponpes. Tersangka menyimpan dendam dan menyerang korban," ungkap Kasatreskrim Polres OKU Timur, AKP Apromico, Kamis (1/9/2022).

1. Korban ditusuk dengan belati

Ilustrasi penusukan (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi penusukan (IDN Times/Mia Amalia)

Peristiwa penusukan terjadi pada Rabu (31/8/2022) kemarin. Korban diserang dari belakang oleh tersangka menggunakan belati. Korban ditusuk di bagian punggung belakang sebelah kanan.

Tak puas dengan serangan pertama, korban menarik pisau belati yang tertancap di punggung korban. Tarikan pisau itu kembali melukai lengan kiri hingga korban langsung tersungkur ke tanah.

"Saat korban sudah dalam keadaan tidak berdaya, tersangka masih menyerang. Dua saksi Sahidin dan Deberanto segera menahan tersangka dan mengamankannya ke rumah Kades," ungkap dia.

2. Korban mendapat 50 jahitan

Ilustrasi penikaman (IDN Times/Reza Iqbal Ghafari)
Ilustrasi penikaman (IDN Times/Reza Iqbal Ghafari)

Korban yang sudah tidak berdaya akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Simpang Martapura. Korban dirawat dan mendapat 30 jahitan di punggung sebelah kanan lalu 20 jahitan di lengan kiri.

"Tersangka saat ini sudah ditahan," jelas dia.

3. Motif penusukan karena dendam

ilustrasi kekasih (Pexels.com/Vera Arsic)
ilustrasi kekasih (Pexels.com/Vera Arsic)

Dari hasil interograsi terhadap tersangka, polisi menemukan fakta terkait motif penusukan. Menurut pengakuan tersangka, dirinya menyimpan dendam sejak beberapa waktu terakhir. Tersangka tidak terima dimarah dan menjadi bulan-bulanan korban ketika melakukan kesalahan.

"Tersangka merasa dendam karena sering dimarahi korban. Tersangka dan barang bukti dibawa ke polsek Martapura," tutup dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Kenaikan Harga Cabai Akibat Cuaca Panas Ekstrem Sumbang Inflasi Sumsel

07 Jun 2026, 16:35 WIBNews