Goa Jepang Palembang Bakal Ditata jadi Destinasi Wisata

- Pemkot Palembang merencanakan penataan lingkungan sekitar Goa Jepang sebagai destinasi wisata sejarah.
- Penataan meliputi pembersihan lahan, perbaikan area, dan koordinasi dengan BPK untuk pengembangan area sebagai wisata sejarah.
- Dewa meminta kajian ilmiah terkait cerita lubang di dalam Goa Jepang yang tembus ke kawasan Charitas untuk nilai sejarah tambahan.
Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai berbenah. Menyambut awal tahun 2026, pemkot merencanakan penataan lingkungan sekitar Goa Jepang di Kawasan KM 5. Tujuan ke depan, agar lokasi itu jadi tempat wisata.
"Di lokasi ini saya meminta agar kawasan segera dibersihkan dan ditata untuk mengembangkan Goa Jepang sebagai destinasi wisata sejarah," kata Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Minggu (4/1/2026).
1. Goa Jepang merupakan peninggalan sejarah

Menurutnya, penataan lingkungan sekitar meliputi pembersihan lahan dan perbaikan di area setempat. Selain mempercantik lokasi, Goa Jepang diharapkan jadi destinasi baru.
"Kawasan Goa Jepang adalah salah satu peninggalan sejarah masa pendudukan Jepang di Palembang," jelasnya.
2. Goa Jepang direncanakan jadi destinasi sejarah

Dalam upaya penataan Goa Jepang, lanjut Dewa, Pemkot Palembang akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) untuk pengembangan area sebagai wisata sejarah.
"Ini peninggalan sejarah. Kita bersihkan, kita rawat, dan kita kembangkan agar bisa menjadi destinasi wisata sejarah yang layak dikunjungi wisatawan," kata dia.
3. Pemkot bakal kaji ilmu ilmiah keberadaan Goa Jepang

Tak hanya itu, Dewa juga meminta kajian lebih lanjut terkait cerita yang berkembang di masyarakat mengenai adanya lubang di dalam Goa Jepang yang disebut-sebut tembus hingga kawasan Charitas.
"Saya minta dikaji lagi secara ilmiah, apakah benar ada lubang yang tembus ke goa di Charitas. Ini menarik dan bisa menjadi nilai sejarah tambahan, tapi harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.


















