Palembang, IDN Times - Kasus COVID-19 di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), terus mengalami lonjakan. Dalam dua bulan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel mencatat terdapat dua kasus lonjakan tertinggi. Pertama, terjadi pada 22 Mei 2021 lalu sebesar 204 kasus, dan kemarin 25 Juni 2021 sebanyak 202 kasus.
Lonjakan kasus ini didasari mobilitas masyarakat yang meningkat. Hal ini sebelumnya sudah diprediksi akan terjadi 5 hingga 7 pekan setelah hari raya Idul Fitri.
"Per tanggal 25 ada lonjakan karena ada mobilitas masyarakat yang luar biasa. Semua harus memiliki tanggung jawab untuk tetap menjalankan prokes dan menjalankan vaksinasi," ungkap Kadinkes Sumsel, Lesty Nurainy, Sabtu (26/6/2021).
