Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dugaan Suap Pimpinan KPK, Alexander: Tindak Biar Lainnya Belajar
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Palembang, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi perbincangan setelah kasus dugaan penerimaan suap yang dilakukan oleh Firli Bahuri. Mantan Kapolda Sumsel itu Firli dituduh melenceng dari sikap lembaga antirasuah dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Menanggapi isu yang menyeret pimpinan KPK, Wakil Ketua Alexander Marwata mengaku hal tersebut masih berproses dan dalam penyelidikan. Pihaknya enggan menanggapi kasus yang menyeret Firli Bahuri.

"Yang menyeret pimpinan KPK itu baru isu. Belum ada tersangka loh, ya," ungkap Alexander, Selasa (7/11/2023).

1. Pegawai KPK masih ada yang terkena permasalahan hukum

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sosialisasi pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK dianggap berseberangan dengan nilai-nilai yang diyakini lembaga antirasuah. Alexander menyebut, masalah kasus korupsi telah ditanamkan kepada pegawai KPK. Namun masih juga ada pegawai yang akhirnya terseret dalam kasus tersebut.

"Saya sampaikan saja apa adanya (pegawai KPK terkena masalah hukum). Kami gak malu kok. Dari 1.500 orang kalau ada 1-2 yang nakal, kita tindak supaya yang lain belajar dari kesalahan," jelas dia.

2. Alexander sebutkan contoh pegawai yang bermasala

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Alexander pun mencontohkan, kasus yang menjeret penjaga rutan KPK karena menerima gratifikasi dari mantan Menpora, Imam Nahrawi, serta pengusaha penyuap Bupati Muara Enim, Robi Okta Fahlevi. Ada juga penyidik KPK yang terkena kasus pemerasan terhadap saksi kasus korupsi.

"Gak ada permasalahan juga bagi kami. Sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga," jelas dia.

3. Alexander siap jika diperiksa

Ketua KPK Firli Bahuri tengah menumpang helikopter. (Dokumentasi MAKI)

Alexander pun mengaku siap jika harus dipanggil dalam kasus yang menjerat Firli Bahuri. Menurutnya, KPK tidak akan terganggu meski ada pimpinannya terjerat masalah hukum.

"Saya akan dengan senang hati memberikan keterangan apa yang saya ketahui, saya dengar. Sampai sekarang kan gak. Pasti kami selalu berharap aparat penegak hukum bekerja profesional," tutup dia.

Editorial Team

Related Article