Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dua Pemuda di Palembang Tewas Kecelakaan Tabrak Trotoar
Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)
  • Tiga remaja di Palembang mengalami kecelakaan tunggal di Tangga Takat, SU II. Dua orang meninggal dunia dan satu korban masih menjalani perawatan.
  • Korban hilang kendali saat mengendarai motor Yamaha Aerox berboncengan tiga dan menabrak trotoar. Polisi menduga mereka tengah membawa motor dengan kecepatan tinggi.
  • Warga evakuasi korban ke RS Muhammadiyah, namun dua korban meninggal dunia. Kecelakaan ini membuat heboh warga setempat lantaran lokasi kecelakaan dipenuhi darah korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Nasib tragis menimpa tiga remaja di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), setelah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Tangga Takat, SU II, Palembang. Dua orang meninggal dunia atas nama M Rizki Agung (16) dan M Jonil (29), sementara satu korban lainnya Ramadani (17) masih menjalani perawatan.

"Diduga karena hilang kendali saat mengendarai motor, sehingga kendaraan yang dikemudikan menghantam trotoar," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, AKP Ar Sikakum, Kamis (4/7/2024).

1. Korban membawa motor bonceng tiga

Ilustrasi jenazah (Dok Thinkstock)

Mulanya ketiga korban mengendarai motor Yamaha Aerox berboncengan tiga. Saat tiba di lokasi kecelakaan korban tak dapat mengendalikan kendaraannya hingga menabrak trotoar. Polisi menduga para korban tengah membawa motor dengan kecepatan tinggi.

"Pengendara hilang kendali saat menikung. Dua korban tewas satu dalam perawatan," ungkap dia.

2. Satu korban meninggal di tempat

ilustrasi kecelakaan (pexels.com/Valentin Sarte)

Pengemudi motor bernama M Rizki meninggal di tempat kejadian. Warga yang berada di lokasi langsung melakukan evakuasi dengan membawa para korban ke RS Muhammadiyah.

Malangnya, korban atas nama M Jonil yang sempat dibawa ke RS juga menghembuskan napas terakhir. Sedangkan rekannya Ramadani masih menjalani perawatan intensif karena luka cukup parah di bagian kepala, kaki, serta tangan.

"Warga sempat membantu membawa korban ke rumah sakit. Hanya saja, satu korban mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal," jelas dia.

3. Polisi amankan kendaraan korban

Ilustrasi korban (IDN Times/Aditya Pratama)

Kecelakaan tersebut membuat heboh warga setempat lantaran lokasi kecelakaan dipenuhi darah korban. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan sepeda motor korban untuk dibawa ke Pos Lakalantas Pakjo.

"Kecelakaan ini tunggal, karena mereka menabrak trotoar dan berbonceng tiga. Jenazah siang tadi sudah diserahkan ke keluarga," tutup dia.

Editorial Team

Related Article