Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

DKPP Sumsel Imbau Masyarakat Tak Beli Kurban di Pinggir Jalan

DKPP Sumsel Imbau Masyarakat Tak Beli Kurban di Pinggir Jalan
Kepala Dinas DKPP Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Dinas DKPP Sumsel imbau masyarakat hindari beli hewan kurban di pinggir jalan, tanpa Surat Keterangan Kesehatan Hewan.
  • Pengecekan menyeluruh pada hewan kurban dilakukan awal Juni untuk memastikan kesehatannya sebelum dijual ke masyarakat.
  • Stok hewan kurban cukup banyak, dengan 29 ribu sapi dan 45 ribu kambing/domba di Sumsel, diprediksi mencukupi untuk pelaksanaan kurban tahun ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel mengimbau masyarakat tak membeli hewan kurban di pinggir jalan yang kerap menjamur jelang Idul Adha. Hewan yang dijual di pinggir jalan tak memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

"Mereka tidak punya SKKH, kita tidak bisa melarang hanya bisa mengimbau saja bahwa hewan yang dijual di pinggir jalan tidak dilengkapi surat-surat. Tidak ada jaminan kesehatannya, legalitasnya juga kita tidak tahu," ungkap Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi, Senin (20/5/2024).

1. Pemeriksaan hewan kurban dilakukan awal Juni

ilustrasi sapi kurban (freepik.com/Wirestock)
ilustrasi sapi kurban (freepik.com/Wirestock)

Ruzuan mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh pada hewan kurban yang ada jelang hari raya Idul Adha. Langkah tersebut dilakukan agar tak ada hewan kurban yang tak sehat dijual ke masyarakat.

"Awal Juni kita akan mulai mendata dan lakukan pengecekan terhadap kesehatan hewan kurban di kandang-kandang," ungkap Ruzuan.

2. Belum ada laporan hewan ternak mati

Ilustrasi hewan kurban (pexels.com/Serena Koi)
Ilustrasi hewan kurban (pexels.com/Serena Koi)

Ruzuan menerangkan, pemeriksaan hewan kurban akan dilakukan menyekuruh di seluruh kabupaten dan kota. Termasuk soal jalir lintas hewan kurban akan dilakukan pengawasan guna mencegah penyebaran penyakit pada hewan ternak.

"Belum ada laporan mengenai adanya hewan ternak sakit atau pun mati mendadak," jelas dia.

3. Stok hewan kurban melimpah

ilustrasi sapi (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
ilustrasi sapi (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Dirinya menambahkan, jika pengawasan hewan kurban tak hanya dilakukan menjelang Idul Adha saja. Terkait stok, ia menyebut jumlahnya cukup banyak. Di Sumsel ada 29 ribuan sapi, sedangkan kambing atau domba mencapai 45 ribuan. Angka itu diprediksi mencukupi untuk pelaksanaan kurban pada tahun ini.

"Stok kita banyak, sapi ada 29 ribuan sedangkan kambing atau domba sekitar 45 ribuan. Untuk Palembang saja kita siapkan 5 ribuan ekor lebih," jelas dia.

Sedangkan mengenai penyakit ngorok pada ternak beberapa waktu lalu sudah berhasil ditangani. Dirinya memastikan tak ada lagi kurban yang mengalami sakit.

"Alhamdulillah tidak ada lagi laporan sapi yang sakit atau mati mendadak," tutup dia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More