Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bulog Sumsel Distribusi 2.703 Beras SPHP Sepanjang Juni 2024
ilustrasi beras (unsplash.com/Pierre Bamin)
  • Bulog Sumsel telah salurkan 2.773 ton beras SPHP ke masyarakat, mencapai 61,11% dari target 44.300 ton.
  • Stok beras di Gudang Bulog Sumsel mencapai 54.625 ton untuk BBT, komersil, dan stok CBP.
  • Distribusi beras juga disalurkan lewat Badan Pangan Nasional dengan alokasi 6.191 ton untuk Juni 2024.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Kanwil Sumsel Babel), mengaku sudah menyalurkan lebih dari 2 ribu ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke masyarakat sepanjang 2024, atau sejak Januari hingga pekan pertama Juni.

"Untuk penyaluran SPHP sudah berjalan dari Januari sampai Juni sebanyak 27.073 beras SPHP. Jumlah ini sudah tersalurkan 61,11 persen dari target sebanyak 44.300 SPHP," ujar Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel, Elis Nurhayati, Kamis (13/6/2024).

1. Stok 54 ribu ton beras disalurkan untuk BBT, komersil, dan CBP

Warga membeli beras SPHP. IDN Times/ Riyanto

Secara keseluruhan stok beras di Gudang Bulog Sumsel untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terdiri dari beras penyaluran Bulog Buying Transaction (BBT) dan distribusi penjualan khusus komersil sebanyak 54.625 ton.

"Jumlah 54 ribu ton ini disalurkan untuk stok BBT, komersil, serta untuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP)," kata dia.

2. Pasokan beras bulog untuk bantuan penugasan Badan Pangan Nasional

ilustrasi beras basmati (freepik.com/mdjaff)

Berdasarkan stok beras yang tersedia, sebagian distribusi beras juga akan disalurkan dan dibagikan lewat Badan Pangan Nasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Alokasi penyaluran dari Badan Pangan Nasional saat ini dilakukan untuk Juni 2024.

"Dalam sekali penyaluran untuk satu bulan dan alokasinya sebanyak 6.191 ton. Kami distribusi ke wilayah operasional Sumsel dan Babel," timpalnya.

3. Bulog Sumsel Babel terima 5 ribu ton impor

Ilustrasi beras murah. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Meski stok beras masih mencukupi hingga tahun panen berikutnya, Bulog Sumsel Babel tetap menyerap pasokan beras untuk menjamin pengadaan dalam negeri lewat impor yang dilakukan oleh Kantor Bulog Pusat.

"Kita sudah terima (impor) 5 ribu ton beras. Impor ini masih ada yang bongkar, jadi sekitar 4.700-4.800 masih akan masuk. Total 10 ribu lagi stok untuk bulan ini. Jadi masih ada tambahan 4.700 ton (beras) dengan stok hampir 55 ribu sampai panen tahun depan pada April-Mei," jelas dia.

Editorial Team

Related Article