Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Buaya Liar Gigit warga saat Buang Air di Sungai

Buaya Liar Gigit warga saat Buang Air di Sungai
(Warga digigit buaya saat buang air di sungai OKI) IDN Times/istimewa
Intinya Sih
  • Kasus penyerangan buaya terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel
  • Madi (42) warga Desa Terusan Jawa digigit buaya saat buang air besar di sungai belakang rumahnya pada malam hari
  • Pihak kepolisian mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di sekitar sungai pada malam hari yang minim penerangan untuk mencegah kejadian serupa
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ogan Komering Ilir, IDN Times - Kasus penyerangan satwa liar terus terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. Kali ini, Madi (42) warga Desa Terusan Jawa digigit buaya ketika sedang hendak buang air besar di sungai belakang rumahnya.

Beruntungnya nyawa Madi masih selamat. Namun akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian tangan kirinya usai digigit buaya.

1. Buaya menggigit tangan kiri korban

Buaya, salah satu reptil yang menghuni area bakau (inaturalist.org/docsharpe)
Buaya, salah satu reptil yang menghuni area bakau (inaturalist.org/docsharpe)

Kapolsek Jejawi Ipda Muhammad Rizal mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Senin (28/10/2024) sekitar pukul 24.00 WIB. Mulanya, Madi hendak buang air besar di sungai belakang rumah. Namun, ketika sedang jongkok, ia mendadak langsung diserang buaya dimana tangan kirinya digigit.

"Serangan itu membuat Madi langsung menarik tangannya yang telah tergigit. Ia pun kemudian menjerit meminta pertolongan dan menjauh dari bibir sungai," ujarnya Rabu (30/10/2024).

2. Warga langsung bergotong-royong membersihkan semak-semak

Buaya punya ekor yang pipih (inaturalist.org/Raja bandi)
Buaya punya ekor yang pipih (inaturalist.org/Raja bandi)

Korban yang mengalami luka robek di tangan kiri akhirnya dirawat di rumah sakit dan harus mengalami 24, jahitan di tangan. Usai kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat untuk mengajak warga bergotong-royong membersihkan semak-semak di sekitar area sungai yang diduga menjadi tempat persembunyian buaya liar. 

"Selain itu, warga juga diminta untuk mengurangi aktivitas di sekitar sungai pada malam hari yang minim penerangan untuk mencegah kejadian tersebut terulang," ungkapnya.

3. Sudah dua kali warga diserang buaya dalam bulan ini

gambar seekor buaya yang sedang berjemur (unsplash.com/Lena Bauermeister)
gambar seekor buaya yang sedang berjemur (unsplash.com/Lena Bauermeister)

Sebelumnya, Rohma (59), warga Dusun 3 Desa Sukadarma, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI, juga mengalami serangan buaya liar saat sedang mencuci pakaian dan mengambil air wudhu di pinggir sungai. 

Insiden tersebut terjadi di sebuah sungai di Desa Sukadarma, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI pada Minggu (20/10/2024) sekitar pukul 13.30 WIB. Akibat serangan tersebut, Rohma menderita luka parah dengan 51 jahitan di tangan kiri dan 4 jahitan di lengan tangan kanan.

Dua kasus kejadian manusia diserang buaya dalam waktu sebulan ini membuat masyarakat OKI khawatir untuk beraktivitas di sungai. Namun warga berharap pemerintah dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera turun mengatasi hal ini karena selama ini sebagian warga hidup bergantung dari sungai di dekat rumah mereka. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yuliani
Ita Lismawati F Malau
Yuliani
EditorYuliani
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More