Jadwal Car Free Day-Night di Kolonel Atmo Palembang, Catat Jamnya!

- Pemerintah Kota Palembang akan menggelar uji coba Car Free Day dan Car Free Night di Jalan Kolonel Atmo pada 4–5 April 2026 untuk menekan polusi dan kemacetan kota.
- Jika uji coba berjalan lancar, peluncuran resmi CFD dan CFN dijadwalkan pada 11–12 April 2026 dengan penutupan total Jembatan Ampera selama sekitar 3,5 jam.
- Selama kegiatan berlangsung, hanya kendaraan non-emisi seperti sepeda yang boleh melintas, sementara arus lalu lintas dialihkan melalui Jembatan Musi 4 dan Musi 6.
Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang segera merilis jadwal penyelenggaraan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di sepanjang Jalan Kolonel Atmo. Kegiatan tersebut diharapkan bisa mengurangi polusi udara sekaligus menjadikan kota lebih ramah lingkungan.
"Rangkaian kegiatan ini akan diawali dengan tahap uji coba agar tidak mengganggu arus lalu lintas secara drastis," ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Palembang Isnaini Madani, Minggu (29/3/2026).
1. Harap Kota Palembang jadi environmentally friendly

Program terbaru Pemkot Palembang ini kata dia, merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk mengatasi kepadatan serta mendorong Bumi Sriwijaya menjadi wilayah reduksi polusi.
"Ini salah satu tujuan utama kita: bagaimana mengondisikan Palembang menjadi kota yang environmentally friendly," kata dia.
2. Saat CFD-CFN di Palembang Jembatan Ampera akan ditutup hingga 3,5 jam

Isnaini menjelaskan, kegiatan CFD dan CFN di Palembang mulai dijadwalkan pada 4-5 April 2026. Program dilakukan awal sebagai kegiatan uji coba untuk melihat skema lalu lintas.
"Tanggal 4-nya berlangsung malam (CFN) lalu uji coba CFD pada Minggu-nya (5 April 2026) mulai pagi pukul 05:30-09:00 WIB," jelasnya.
Apabila uji coba berjalan lancar, lanjut dia, peluncuran resmi (grand launching) akan dilaksanakan pada akhir pekan berikutnya, yakni pada 11 April dan 12 April 2026.
Ketika CFN dan CFD sudah berlangsung optimal, akan ada penutupan total Jembatan Ampera selama pelaksanaan program. Jika biasanya penutupan Ampera hanya dilakukan maksimal 2 jam saat momen tertentu, kali ini jembatan ikonik tersebut akan steril dari kendaraan selama 3,5 jam.
"Sama sekali tidak boleh ada kendaraan lewat, mau motor atau mobil," kata Isnaini.
3. Kendaraan non emisi diperbolehkan melintas di Jembatan Ampera saat CFD-CFN

Lebih lanjut, aktivitas perlintasan kendaraan di Jembatan Ampera pada saat CFN dan CFD hanya diperbolehkan untuk kendaraan non-emisi seperti sepeda dan skateboard. Kemudian, rute CFD akan membentang dari Flyover Jakabaring, melintasi Ampera, hingga ke depan kawasan Cinde.
"Agar tidak semrawut, pemkot juga akan menata zona kuliner dan UMKM dengan mencontoh pola penataan di Jakarta. Pedagang akan ditempatkan di zona tertentu dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung yang berolahraga," jelas dia.
Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Agus Supriyanto, menambahkan bahwa Dishub bersama Satlantas telah menyiapkan skema pengalihan arus sepanjang program berjalan.
Selama Jembatan Ampera ditutup, kata dia, akses lalu lintas dari Ulu ke Ilir dan sebaliknya akan dialihkan melalui Jembatan Musi 4 dan Jembatan Musi 6. Namun, untuk awal, pengalihan pusat diletakkan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman sampai ke Flyover Jakabaring.

















