Bocah 7 Tahun di Palembang Tewas, Korban Salah Sasaran Pengeroyokan

Palembang, IDN Times - Malang nasib yang diterima bocah tujuh tahun berinisial RVS di Palembang, usai terkena bacokan tiga orang dewasa saat berada di depan minimarket kawasan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Peristiwa berdarah tersebut diketahui terjadi Sabtu (11/1/2025) lalu sekitar pukul 21.00 WIB, di mana tiga orang tak dikenal (OTK) turun dari angkot hendak mendatangi juru parkir bernama Ariansyah (31).
"Saat itu Ariansyah sedang menyandar di tembok setelah jaga parkir. Kebetulan disebelahnya ada RVS yang sedang tiduran di meja," ungkap saksi mata Haris, Senin (13/1/2025).
1. Para pelaku langsung kabur

Haris menyebutkan, ketiga OTK terdiri dari satu orang dewasa dan dua remaja turun menggunakan masker. Diduga mereka mengincar sang juru parkir namun penyerangan tersebut membuat RVS yang berada di dekat korban Ariansyah turut terkena sabetan dibagian punggungnya.
Sementara korban Ariansyah yang dikeroyok oleh tiga orang tak berdaya memegang perutnya yang terluka parah hingga ususnya keluar.
"Pelaku melakukan satu kali ayunan ke perut korban hingga mengenai dua orang. Kemudian 3 OTK mengenakan pakaian jaket warna hitam langsung Kabur," jelas dia.
2. Bocah 7 tahun meninggal saat dibawa ke RS

Saat itu warga yang melihat kejadian langsung mendekati kedua korban untuk memberikan bantuan. Korban RVS saat itu juga menangis dan memanggil ayahnya yang sedang membeli makanan di seberang jalan. Dari sana, kedua korban dibawa warga menuju RS BARI Palembang untuk mendapat pertolongan.
Korban RVS meninggal dunia di rumah sakit, sementara korban Ariansyah terpaksa dirujuk ke RSUP Mohammad Hoesin untuk mendapat tindakan medis karena luka yang diterimanya cukup parah.
"Warga setempat sepakat membawa kedua korban untuk mendapatkan perawatan ke RS Bari Palembang," jelas dia.
3. Polisi selidiki kasus penusukan yang menyebabkan korban RVS meninggal

Sementara itu, Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, AKP Fitri Dewi Utami membenarkan adanya peristiwa yang menyebabkan dua orang luka. PIhaknya masih mendalami peristiwa tersebut dan mengejar para pelaku.
"Dugaan pengeroyokan. Sejauh ini pihak kepolisian kini sedang melakukan penyelidikan," jelas dia.


















