Asrama Putra Pondok Pesantren Darul Yatim di Muara Enim Terbakar

- Asrama santri putra di Muara Enim terbakar pada Senin (25/12/2023) sekitar pukul 12.00 WIB
- Kebakaran diduga karena korsleting listrik, menyebabkan kerugian materi sekitar Rp250 juta
- Dua unit kendaraan Damkar PTBA bersama anggota Polsek Lawang Kidul berhasil memadamkan api dalam waktu 50 menit
- Asrama santri putra di Muara Enim terbakar pada Senin (25/12/2023) sekitar pukul 12.00 WIB
- Kebakaran diduga karena korsleting listrik, menyebabkan kerugian materi sekitar Rp250 juta
- Dua unit kendaraan Damkar PTBA bersama anggota Polsek Lawang Kidul berhasil memadamkan api dalam waktu 50 menit
Muara Enim, IDN Times - Satu unit asrama santri putra di Pesantren Darul Yatim di Jalan Mandala Sebrang, Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, dilalap si jago merah pada Senin (25/12/2023) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kebakaran terjadi diduga karena korsleting listrik. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.
1. Seorang ustaz melihat kabel terbakar dan sambar kasur

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut bermula saat seorang guru, Ustaz Dian, mengecek santri yang ada di lantai atas asrama untuk Salat Zuhur.
Pada saat berada di lantai atas, ia melihat api berasal dari kabel terbakar (korsleting listrik) mengenai kasur sehingga api cepat membesar. Melihat hal tersebu,t ia langsung berteriak meminta tolong kepada warga yang berada di dekat kejadian.
Sebagian masyarakat sekitar ada yang menghubungi pihak damkar dari PT Bukit Asam dan Polsek Lawang Kidul. Sekitar 15 menit kemudian, dua unit kendaraan Damkar milik PTBA bersama anggota Polsek Lawang Kidul tiba dan langsung melakukan pemadaman. Pukul 12.50 WIB api sudah dipadamkan lalu dilakukan pendinginan.
2. Santri berada di luar asrama saat kebakaran

Kapolres Muara Enim, AKBP Andi Supriadi didampingi Kapolsek Lawang Kidul, Iptu Charlie, membenarkan kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik. Menurutnya, para santri sedang berada di luar asrama saat terjadi kebakaran.
"Kita telah mendatangi dan membantu pemadaman serta mengamankan lokasi kebakaran untuk penyelidikan lebih lanjut. Kerugian jiwa nihil, namun kerugian materi sekitar Rp250 juta," ujarnya.
3. Kapolsek imbau instalasi listrik harus sesuai standar

Atas kejadian tersebut, pihaknya melakukan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik, demi mencegah kembali terjadinya kebakaran.
"Ketika melakukan instalasi listrik harus sesuai standar dan dikerjakan orang yang ahlinya, begitu juga penggunaannya, untuk mengantisipasi kebakaran yang diakibatkan listrik," tutupnya.






















