5 Pesan Khotib Soal Perbedaan Saat Salat Id Muhammadiyah Palembang

Palembang, IDN Times - Jemaah Muhammadiyah di sejumlah lokasi di kota Palembang melaksanakan salat Id, Jumat (21/4/2023). Lantunan takbir mengiringi suasana bahagia menyambut Idul Fitri.
Salah satu lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan salat Id berada di Komplek Perguruan Muhammadiyah Balayudha, Jalan Jendral Sudirman Palembang. Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan jemaah sudah mulai memadati lokasi untuk salat berjemaah.
Ramainya jemaah yang hadir untuk melaksanakan salat Id sempat membuat kemacetan. Bahkan para jemaah kesulitan mendapatkan saf salat Id, sehingga mereka terpaksa menggunakan bahu jalan untuk salat.
1. Tekankan lima pesan untuk umat Islam

Usai menjalankan salat Id berjemaah, Imam sekaligus Khatib Risman Mukhtar dari Majelis Tabliqh PP Muhammadiyah, memberikan khotbah kepada para jemaah. Dirinya memberikan lima pesan terhadap umat Islam untuk menjaga ketaqwaan.
"Jaga akidah jangan sampai musrik, jaga ibadah, jaga akhlak, membelanjakan harta di jalan Allah dan menjaga silaturahmi ," jelas dia.
2. Umat Islam diminta tidak terpecah persoalan perbedaan

Dirinya juga mengingatkan umat Islam tidak terpecah belah menghadapi perbedaan-perbedan yang ada. Menurutnya, perbedaan penentuan hari raya antara Muhammadiyah dan Pemerintah hanya terletak pada majhad bukan uzuliah.
"Muhammadiyah menggunakan majhad Islam hakikih sehingga dalam pengamatan hilal, berapa derajat pun sudah masuk bulan Syawal," jelas dia.
3. PDM Muhammadiyah serentak laksanakan salat Id

Tidak hanya di kota Palembang, pelaksanaan salat Id juga berlangsung di sejumlah daerah di Sumatra Selatan (Sumsel). Sejumlah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di Muara Enim, OKU, hingga Lubuk Linggau, turut melaksanakan salat Id berjemaah.


















