1 Jemaah Haji Asal Lahat Wafat, Sempat Dirawat di RS Arab Saudi

- Jemaah haji Embarkasi Palembang, Amirullah bin Ingsing Setadun meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RS An-Nur Arab Saudi.
- Amirullah wafat di Makkah pada Sabtu (22/6/2024) pukul 08.30 Waktu Arab Saudi setelah berjuang melalui sakit sejak kedatangan di Makkah.
- Sebelum meninggal, Amirullah direncanakan kembali ke Tanah Air namun takdir berkata lain, dimakamkan di Syaraya, Makkah.
Palembang, IDN Times - Jelang kepulangan seluruh kelompok terbang (kloter) jemaah haji Embarkasi Palembang, satu jemaah asal Lahat dikabarkan meninggal dunia. Almarhum wafat setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) An-Nur Arab Saudi.
"Jemaah atas nama Amirullah bin Ingsing Setadun dari kloter 14," ujar Pembimbing Haji Kloter 14, Khairul Saleh, Minggu (23/6/2024).
1. Almarhum merupakan warga Desa Sindang Panjang Tanjung Sakti

Amirullah bin Ingsing Setadun menghembuskan nafas terakhir di Makkah, Sabtu (22/62024) kemarin pukul 08.30 Waktu Arab Saudi. Amirullah merupakan warga Desa Sindang Panjang, Tanjung Sakti Pumu, Lahat, Sumatra Selatan (Sumsel).
"Almarhum telah berjuang melalui sakit yang dialaminya sejak kedatangan di Makkah. Namun beliau sudah ikut safari wukuf ke Arafah,” kata dia.
2. Almarhum dimakamkan di Syaraya, Makkah

Sebelum meninggal dunia, Amirullah direncanakan kembali ke Tanah Air, Senin (24/62024). Namun takdir berkata lain, karena almarhun wafat beberapa hari sebelum jadwal kepulangan yang telah ditetapkan panitia penyelenggara haji Indonesia (PPIH).
"Beliau dimakamkan di Syaraya, Makkah. Insya Allah hajinya diterima dan menjadi haji yang mabrur," timpalnya.
3. Jemaah haji kloter 1 Embarkasi Palembang sudah tiba di Tanah Air

Sementara kelompok terbang (kloter) 1 jemaah haji Embarkasi Palembang telah tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Minggu (23/6/2024), dari penyesuaian jadwal kepulangan sebelumnya pada Sabtu (22/6/2024) malam.
Semua jemaah haji Embarkasi Palembang yang sudah sampai, langsung disambut Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan pelayanan dan fasilitas berdasarkan dua skema penyambutan.
"Jadi ada dua fasilitas atau kemudahan yang kita berikan yaitu kemudahan yang bersifat physic dan prosedural. Layanan tergabung dalam skema fast track," ujar Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, melalui siaran pers yang diterima IDN Times.

















