Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

1 Handphone dan Laptop Asus Brigadir J Belum Ditemukan

1 Handphone dan Laptop Asus Brigadir J Belum Ditemukan
Apel Persada atau upacara pemakaman Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J usai autopsi ulang di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (27/7/2022). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)
Share Article

Jambi, IDN Times - Keluarga Brigadir Nofrianyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J mengklaim masih banyak barang-barang milik korban yang belum kembali. Beberapa barang tercatat digunakan tim penyidik Mabes Polri untuk keperluan penyidikan, namun beberapa lagi tak jelas rimbanya.

"Kita mencatat ada 10 atau 11 barang yang belum dikembalikan. Bahkan Al-Kitab pribadinya pun tidak ada. Selain itu ada barang elektronik yang hilang," ungkap Rohani Simanjuntak, bibi Brigadir J kepada IDN Times, Minggu (31/7/2022).

1. Penyidik hanya simpan dua handphone korban

Barang pribadi milik Brigadir Nofrianyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah orang tuanya di Sungai Bahar Jambi (IDN Times/Rangga Erfizal)
Barang pribadi milik Brigadir Nofrianyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah orang tuanya di Sungai Bahar Jambi (IDN Times/Rangga Erfizal)

Rohani menjelaskan, barang-barang elektronik yang diketahui keluarga belum ditemukan yakni dua handphone dan satu laptop. Sedangkan pihak penyidik hanya memberikan informasi jika handphone milik korban hanya ada dua unit. Sedangkan laptop tidak ditemukan di daftar penyitaan barang bukti.

"Jadi penyidik hanya menunjukan dua handphone Yosua. Satu lagi mereka gak tahu. Sepengetahuan kami keluarga, handphone Yosua ada tiga. Kita pun hanya diberitahu lewat foto. Bisa jadi handphone tersebut bukan milik Yosua," ungkap dia.

2. Keluarga tak tahu Yosua beli handphone baru

Apel Persada atau upacara pemakaman Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J usai autopsi ulang di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (27/7/2022). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)
Apel Persada atau upacara pemakaman Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J usai autopsi ulang di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (27/7/2022). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)

Barang elektronik yang diduga tidak ditemukan oleh penyidik adalah laptop jenis Asus, serta dua buah handphone Samsung S8 dan android berwarna merah. Penyidik hanya menyampaikan ke pihak keluarga jika handphone yang mereka pegang saat ini masih dalam proses penyidikan.

"Satu lagi handphone iPhone 13 Promax milik Yosua dalam keterangan penyidik. Tapi penyidik memberitahu barangnya ada dua iPhone 13 Promax. Berwarna grey dan Brown. Setahu kami iPhone dia satu, Samsung satu, dan android merah satu," jelas dia.

Keluarga mendesak handphone Yosua harusnya dicari penyidik untuk menjadi barang bukti. Menurutnya, kedua gawai penting terkait kasus dugaan pembunuhan dan ancaman yang membuat korban curhat dengan pacarnya.

"Makanya kita bingung kok iPhone semua hapenya," jelas dia.

3. Barang Yosua dikembalikan setelah keluarga meminta

Rumah kediaman keluarga Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi (IDN Times/Rangga Erfizal)
Rumah kediaman keluarga Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi (IDN Times/Rangga Erfizal)

Barang pribadi milik Yosua di Jakarta telah dikembalikan penyidik ke kediaman orangtua di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Barang-barang itu dikembalikan setelah Kapolda Jambi. Irjen Pol A Rachmad Wibowo, menanyakan perihal permintaan keluarga.

"Ternyata semua sudah di-packing penyidik, jadi Kapolda Jambi hanya memerintahkan AKP Nababan untuk mengambil barang Yosua dan dibawa ke sini," tutup dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Kisah Ulva, Ibu Muda Palembang Bangun Karier Kreator Konten Berkat Tri

27 Jun 2026, 17:47 WIBNews