Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Vera Kekasih Brigadir J Bantah Resign; Hanya Berhenti Kerja Sementara

Vera Kekasih Brigadir J Bantah Resign; Hanya Berhenti Kerja Sementara
Apel Persada atau upacara pemakaman Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J usai autopsi ulang di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (27/7/2022). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)
Share Article

Jambi, IDN Times - Vera Simanjuntak kekasih Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, dikabarkan masih dalam kondisi dilematis usai diperiksa di Mapolda Jambi beberapa waktu lalu. Vera yang bekerja sebagai perawat harus berhenti sementara waktu dari karena masih merasa tertekan.

"Kalau berhenti bekerja itu tidak benar, hanya berhenti (off) sementara waktu saja. Untuk waktu off ini sampai waktu tidak ditentukan," ungkap Tim Kuasa Hukum, Ferdi Marsel Kesek kepada IDN Times, Sabtu (30/7/2022).

1. Vera belum mau memberi keterangan

Percakapan Brigadir J dan Vera Simanjuntak dijadikan salah satu bukti tim kuasa hukum (Facebook.com/Kamaruddin Simanjuntak)
Percakapan Brigadir J dan Vera Simanjuntak dijadikan salah satu bukti tim kuasa hukum (Facebook.com/Kamaruddin Simanjuntak)

Keputusan Vera untuk tak bekerja terlebih dahulu karena dirinya sedang menghadapi tekanan akibat pemberitaan media massa. Ia pun masih enggan diwawancarai karena takut pemberitaan akan semakin vulgar.

"Dia itu sekarang merasa ada perasaan traumatis. Selain itu juga Vera sedang stres akibat tertekan. Tapi tertekan bukan karena ancaman pihak lain ya, cuma pemberitaan saja," jelas dia.

2. Pengajuan perlindungan saksi hak dari Vera

Apel Persada atau upacara pemakaman Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J usai autopsi ulang di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (27/7/2022). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)
Apel Persada atau upacara pemakaman Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J usai autopsi ulang di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (27/7/2022). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)

Terkait perlu tidaknya bantuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Ferdi menilai pembahasan antar tim kuasa hukum belum sampai ke sana. Menurutnya, kondisi Vera masih aman mengingat tak ada ancaman yang mengganggu keselamatannya sebagai saksi kasus Brigadir J.

"Perlu diluruskan dan dipahami bahwa perlindungan saksi harus ada ancaman. Sekarang ancaman seperti apa yang dikhawatirkan, kan gak ada. Namun ke depannya kalau Vera mau ada perlindungan saksi, sah-sah saja karena itu haknya," ujar dia.

3. Vera dianggap orang terakhir yang berkomunikasi dengan Brigadir J

Proses ekshumasi atau pembongkaran makan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J untuk keperluan autopsi ulang, Rabu (27/7/2022). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)
Proses ekshumasi atau pembongkaran makan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J untuk keperluan autopsi ulang, Rabu (27/7/2022). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)

Sebelumnya, Vera disebut oleh Kamaruddin Simanjuntak sebagai salah satu saksi penting yang mengetahui ada ancaman pembunuhan. Rencana pembunuhan itu terakhir disampaikan Brigadir J sebelum dinyatakan tewas, Jumat (8/7/2022) lalu.

Vera pun sempat berkomunikasi di hari kekasihnya meninggal dunia, ketika mereka berkomunikasi terakhir sekitar pukul 16.43 WIB atau 28 menit sebelum dinyatakan meninggal dunia versi kepolisian pada 17.11 WIB.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Kisah Ulva, Ibu Muda Palembang Bangun Karier Kreator Konten Berkat Tri

27 Jun 2026, 17:47 WIBNews