Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ekspor Sumbar Merosot Tajam, Dampak Konflik India-Pakistan?

Ekspor Sumbar Merosot Tajam, Dampak Konflik India-Pakistan?
Ilustrasi ekspor (Foto: IDN Times)
Intinya Sih

  • Nilai ekspor Sumbar terus mengalami penurunan, dengan penurunan yang lebih tinggi pada April 2025 dibanding bulan sebelumnya.

  • Penurunan nilai ekspor Sumbar seiring dengan menurunnya nilai ekspor lemak dan minyak hewan nabati yang merupakan komoditas andalan.

  • Nilai ekspor Sumbar ke India dan Pakistan juga mengalami penurunan yang signifikan, mencapai angka di atas 40 persen.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Padang, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Barat mencatat terjadinya penurunan ekspor Sumatra Barat pada April 2025 dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Penurunan ekspor tersebut bahkan tergolong sangat besar dibanding bulan-bulan sebelumnya. Penurunan tersebut tercatat sebesar 70,87 juta dolar AS dibanding Maret 2025 lalu.

"Untuk ekspor Sumbar periode Januari sampai April 2025 ini tercatat sebesar 794,92 dolar AS dan ini meningkat sebesar 25,91 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," kata Statistisi Ahli Madya BPS Sumbar, Ilhamiwitri dalam keterangan resminya.

1. Penurunan ekspor Sumbar

Kurva ekspor Sumbar (Foto: BPS Sumbar)
Kurva ekspor Sumbar (Foto: BPS Sumbar)

Nilai ekspor Sumbar sepanjang 2025 tercatat terus mengalami penurunan yang cukup tinggi. Pada April 2025, tercatat terjadinya penurunan yang lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya. Pada Maret 2025, nilai ekspor Sumbar tercatat sebesar 220,23 juta dollar AS. Sementara pada April 2025 nilai ekspor Sumbar tercatat sebesar 149,36 juta dollar AS.

Dengan data tersebut, artinya nilai ekspor Sumbar menurun sebesar 70,87 juta dollar AS secara month to month. Penurunan juga terjadi pada periode yang sama tahun 2024 lalu.

"Nilai ekspor Sumbar turun sebesar 11,09 persen dibanding April 2024 lalu," katanya.

2. Penurunan ekspor lemak dan minyak hewan nabati

Ilustrasi ekspor (Foto: IDN Times)
Ilustrasi ekspor (Foto: IDN Times)

Penurunan nilai ekspor Sumbar tersebut seiring dengan menurunnya nilai ekspor yang terjadi pada golongan lemak dan minyak hewan nabati yang merupakan komodity andalan Sumatra Barat.

Tercatat, nilai ekspor kelompok lemak dan minyak hewan nabati Sumatra Barat pada April 2025 sebesar 110,07 juta dolar AS. Sementara pada Maret 2025 nilai ekspor golongan tersebut mencapai angka 187,38 juta dolar AS. Angka tersebut tercatat menurun sebesar 41,26 persen secara month to month.

Tidak hanya kelompok itu saja, beberapa kelompok komoditi lainnya juga mengalami penurunan nilai ekspor pada April 2025 dengan angka yang berbeda-beda. Penurunan terbesar tercatat pada golongan garam, belerang dan kapur yang mengalami penurunan nilai ekspor sebesar 56 persen dibanding Maret 2025.

3. Ekspor ke India dan Pakistan menurun

Ilustrasi ekspor (Foto: IDN Times)
Ilustrasi ekspor (Foto: IDN Times)

Penurunan nilai ekspor tersebut juga seiring dengan menurunnya nilai ekspor Sumbar ke India dan Pakistan yang merupakan negara tujuan ekspor Sumbar terbesar selama ini. Tercatat, nilai ekspor Sumbar ke India pada April 2025 sebesar 27,71 juta dolar AS. Sementara pada Maret 2025 nilai ekspor Sumbar ke India tercatat sebesar 74,06 juta dollar AS. Penurunan tersebut tercatat mencapai 62,58 persen.

Tidak hanya ke India, penurunan nilai ekspor Sumbar juga terjadi ke negara tetangganya, Pakistan. Pada April 2025, nilai ekspor Sumbar ke Pakistan tercatat sebesar 42,44 juta dolar AS. Sementara pada Maret 2025 nilai ekspor itu tercatat sebesar 78,71 juta dolar AS. Penurunan nilai ekspor tersebut tercatat mencapai angka 46,08 persen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More