Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ikut Kebijakan Social Distancing, BI Sumsel Tutup Layanan Tunai

Ikut Kebijakan Social Distancing, BI Sumsel Tutup Layanan Tunai
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan (Sumsel) Hari Widodo (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Palembang, IDN Times -Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Hari Widodo menyatakan, pihaknya sudah menaati kebijakan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 dengan melakukan Social Distancing.

"Pembatasan social distancing BI selama 14 hari, dari Senin kemarin (16/3) kita lakukan dengan penutupan layanan sistem pembayaran tunai berupa kas keliling, dan menyetop sementara penukaran uang rusak dan uang palsu yang belum tahu sampai kapan," ujar dia, Jumat (20/3).

1. BI Sumsel menahan setoran uang yang masuk dari perbankan dan PJPUR

Gedung Kantor Bank Indonesia Wilayah Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Gedung Kantor Bank Indonesia Wilayah Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Hari mengungkapkan, selain menutup layanan tunai, pihaknya juga mengupayakan melakukan karantina uang sebelum disebarluaskan.

"BI menahan dulu setoran uang yang masuk dari perbankan dan PJPUR (Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah) selama 14 hari, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jadi kuman yang di uang terinkubasi," ungkap dia.

2. Uang masuk ke kas BI langsung ditempatkan di ruangan khusus untuk dikarantina

Suasana transaksi di Bank Indonesia Wilayah Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Suasana transaksi di Bank Indonesia Wilayah Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Hari melanjutkan, uang masuk ke kas BI akan langsung ditempatkan pada ruangan khusus untuk dikarantina.

"Serta disemprot disinfektan sebelum dilakukan pengolahan dan didistribusikan. Namanya sistem mivigasi, dengan memastikan uang telah melalui proses khusus supaya steril," ujar dia.

3. BI jamin peredaran uang ke masyarakat tidak terganggu

Suasana di Bank Indonesia Wilayah Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Suasana di Bank Indonesia Wilayah Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Seluruh langkah yang diterapkan BI Sumsel, terang Hari, merupakan kebijakan dari pusat yang diterapkan seluruh perwakilan daerah.

"Intinya antisipasi ini adalah setop sementara interaksi sosial, antara pegawai BI dan masyarakat. Kami juga menjamin tidak akan ganggu layanan BI lainnya, termasuk peredaran uang di masyarakat," terang dia.

4. BI Sumsel tetap jalankan empat layanan secara normal

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim di Jalan Gajah Mada, Samarinda (IDN Times/Yuda Almerio)
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim di Jalan Gajah Mada, Samarinda (IDN Times/Yuda Almerio)

Hari menuturkan, walau interaksi secara langsung karyawan BI kepada masyarakat sementara dibatasi, pihaknya tetap menjalankan empat layanan operasional secara normal.

"Layanan BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan transaksi operasi moneter rupiah dan valas yang didukung sistem Bank Indonesia Scriptless Securities Settlement System (BI-SSSS) tetap jalan," tutur dia.

"Serta interaksi layanan Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP) dan layanan penarikan dan penyetoran uang rupiah dari perbankan dan PJPUR. Semua layanan ini aman dan sudah memenuhi aspek keselamatan kerja," tandas dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Daftar Kloter dan Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Palembang

09 Apr 2026, 18:06 WIBNews