Comscore Tracker

Mengenal Fitur OBS, Aplikasi yang Efektif Belajar Daring

Kampus MDP edukasi guru SMA/SMK di Sumsel

Palembang, IDN Times - Belajar dalam jaringan (daring) atau online masih menjadi tren di masa pandemik COVID-19. Bahkan interaksi secara online merupakan pilihan utama. Demi membuat belajar online lebih menarik dan tidak monoton, sebuah aplikasi Open Broadcaster Software (OBS) bisa dijadikan opsi karena menggunakan interaksi dua arah.

"Lewat aplikasi OBS diharapkan guru Sumsel bisa mengajar lebih mudah. Karena keunggulannya user friendly," ujar Ketua STMIK MDP, Johanes Petrus melalui Marketing Executive STMIK MDP, Chriestina usai pelatihan edukasi OBS kepada para guru SMA/SMK di Sumsel, Jumat (16/4/2021).

1. Edukasi guru lewat lomba

Mengenal Fitur OBS, Aplikasi yang Efektif Belajar DaringPelatihan edukasi Fitur OBS, aplikasi belajar daring di STMIK MDP (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Walau mudah digunakan, tidak semua tenaga pendidik memahami aplikasi OBS dan fiturnya. Apalagi beberapa guru yang belum mengerti pemanfaatan teknologi atau jaringan.

"Makanya kita edukasi 50 peserta sekaligus membuka lomba video ajar secara gratis, menggunakan laptop masing-masing yang sudah ter-dwonload aplikasi OBS," kata dia.

Baca Juga: Sah! Disdik Jadwalkan Belajar Tatap Muka di Palembang Mulai Juli 2021

2. OBS lebih efektif karena berinteraksi

Mengenal Fitur OBS, Aplikasi yang Efektif Belajar DaringPelatihan edukasi Fitur OBS, aplikasi belajar daring di STMIK MDP (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sistem OBS lebih efektif karena bisa berinteraksi dua arah, atau terhubung dengan baik menggunakan green screen. Selain itu, aplikasi OBS juga bisa digunakan untuk live streaming ke media sosial.

"Tim pengajar dari dosen multimedia semua, dan pelatihan singkat ini selesai bisa dalam satu hari," tambahnya.

3. Fitur OBS menyajikan materi lebih menarik

Mengenal Fitur OBS, Aplikasi yang Efektif Belajar DaringPelatihan edukasi Fitur OBS, aplikasi belajar daring di STMIK MDP (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dalam aplikasi OBS, materi yang disampaikan kepada siswa bisa tersaji dengan konten yang lebih bervariasi dan menarik untuk ditonton. Fitur-fitur tambahan seperti scenes dan sources, video dan audio, grafis, studio mode, recording, serta fitur streaming, bisa membantu bahan ajar tidak terlihat bosan.

Umumnya peralatan yang diperlukan dalam fitur OBS selain laptop atau PC, alat pendukung lain seperti kamera, capture card, dan microphone, bisa dijadikan bahan tambahan sesuai kebutuhan.

"Peserta yang ikut bisa mendapatkan sertifikat," timpal dia.

4. Pelatihan OBS dapat mengedukasi pemanfaatan digitalisasi

Mengenal Fitur OBS, Aplikasi yang Efektif Belajar DaringPelatihan edukasi Fitur OBS, aplikasi belajar daring di STMIK MDP (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Salah satu peserta yang merupakan guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Mandiri Kenten Laut Palembang, Della Oktaviany mengatakan, pelatihan OBS bisa menambah pemanfaatan digitalisasi.

"Metode ini sangat bermanfaat khususnya di SMK dalam pembelajaran daring, dan membuat siswa lebih mengerti tanpa harus tatap muka di sekolah," jelasnya.

Sebelum pelatihan, semua peserta difasilitasi aplikasi OBS dengan software yang telah disediakan STMIK MDP.

"Selama daring bisa merekam gambar di laptop dengan kolaborasi suara berisi materi kita. Bisa live streaming, sehingga interaksi jarak jauh, seolah-olah real dan makin efektif untuk interaksi dua arah," kata dia.

5. Aplikasi gratis fitur premium

Mengenal Fitur OBS, Aplikasi yang Efektif Belajar Daringmediahi.blogspot.com

OBS Studio merupakan aplikasi gratis yang digunakan untuk live streaming melalui komputer atau laptop ke media sosial. Pada masa pandemik, OBS banyak digunakan berbagai kegiatan daring. Seperti talkshow, atau mengajar oleh guru maupun dosen.

OBS bisa dibilang aplikasi gratis dengan fitur yang premium. Sebab pembuatnya membebaskan penggunaan OBS untuk komersial maupun non-komersial, namun dengan fitur yang cukup lengkap.

Baca Juga: [WANSUS] Mahasiswa Sumsel Bikin Qualitiva, Aplikasi Belajar Daring 

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya